Didiagnosis Metabolisme, Eko Eksis Bisnis Kerajinan Batok Kelapa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eko Yuli Isnanto. SP/ TRG
Eko Yuli Isnanto. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Eko Yuli Isnanto yang didiagnosis mengalami kelainan metabolisme dan obesitas dengan bobot lebih dari 139 kilogram tak menghalangi untuk terus menekuni pekerjaan sebagai perajin untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kelebihan berat badan yang dialami anaknya atau overweight terjadi sejak duduk di bangku kelas V SD. Menurut dia, anaknya terlahir dengan bobot yang normal. Namun beranjak kelas V, bobotnya bertambah terus.

Eko sudah putus sekolah selepas SD lalu untuk mencukupi kebutuhan hidup. Untuk itu, aktivitas keseharian Eko disibukkan dengan membuat kerajinan batok kelapa, reyeng, pot bunga, dan servis elektronik

Semangat dan ketelatenan yang dimiliki Eko membuat produktivitas kerajinannya cukup banyak. Per hari, dia mampu memproduksi  kerajinan cangkang kelapa hingga 20 buah dan reyeng hingga 200 biji. Produksi itu dilakukan dari mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.

Pengetahuan Eko menjadi seorang perajin cangkang kelapa, bermula dari melihat peralatan dapur ibunya yang sudah usang. Mengetahui itu, dia terinspirasi untuk membuat centong sayur atau irus. Melalui YouTube, Eko itu belajar cara membuat kerajinan cangkang kelapa.

Dari sisi pemasaran, produk kerajinan Eko dibantu Suyanti (ibunya, Red) karena keterbatasan fisiknya. Sehingga tiap hari ibunya menjualkan kerajinan itu ke Pasar Kampak. Sementara setiap kerajinan cangkang kelapa dan reyeng milik Eko dijual dihargai Rp 3 ribu.

Melihat aktivitas Eko, Suyanti bersyukur anaknya bisa memiliki aktivitas yang positif. Dia mengaku Eko pernah hendak memberikan semua penghasilannya untuk membantu ekonomi keluarga, tapi Suyanti menolaknya agar penghasilan itu bisa membantu untuk memenuhi kebutuhannya. "Saya menolak karena penghasilan itu bisa buat beli pulsa dan internet," ujarnya, Jumat (28/5/2021).

Sebagai orang tua, kata Suyanti, memiliki harapan agar anaknya bisa memiliki berat badan yang ideal. Namun, keterbatasan ekonomi membuatnya tak mampu untuk memenuhi biaya perawatan. "Sebenarnya mau dirawat di Malang, tapi kami tak mampu untuk biaya akomodasinya," ujarnya.

Sementara itu, perawat Desa Jajar, Kecamatan Gandusari, Nurma Yulita membenarkan, pendampingan kesehatan Eko sudah sampai pada pengajuan melalui puskesmas sampai rumah sakit daerah. Tanggapan yang bagus, tapi keluarga berkata lain masih terbengkalai dengan faktor ekonomi.

Nurma juga menambahkan, dari segi pola makan Eko, dianggap normal-normal saja. Sehari makan tiga kali, tapi hasil pemeriksaan dari rumah sakit daerah ada indikasi kelainan metabolisme dalam tubuh. Dsy17

 

Berita Terbaru

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

Jumat, 10 Jul 2026 13:30 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 13:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan bahwa proses hukum terkait dugaan penyimpangan penyaluran Kredit Usaha…

Bom Udara Aktif Temuan Warga Blitar Berhasil Diledakkan Tim Jibom Brimob

Bom Udara Aktif Temuan Warga Blitar Berhasil Diledakkan Tim Jibom Brimob

Jumat, 10 Jul 2026 12:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Akhirnya, benda yang diduga bom udara aktif yang berada di kedalaman aliran sungai di Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota B…

KAI Daop 7 Madiun Tangani Cepat Kecelakaan Kereta Api yang Tertabrak Truk di Area Bagor–Saradan

KAI Daop 7 Madiun Tangani Cepat Kecelakaan Kereta Api yang Tertabrak Truk di Area Bagor–Saradan

Jumat, 10 Jul 2026 12:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – KAI Daop 7 Madiun Lakukan Penanganan Cepat Evakuasi KA Logawa yang Tertabrak Truk di Bagor–Saradan; Jalur Hulu Mulai Normal Pukul 17.…

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo menggelar aksi l…

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo terus bergerak maraton mengusut kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan anggota…

Masuki Abad Kedua, Ustaz Adi Hidayat Tantang Gontor Dan UNIDA Lahirkan Pembaruan Bagi Umat

Masuki Abad Kedua, Ustaz Adi Hidayat Tantang Gontor Dan UNIDA Lahirkan Pembaruan Bagi Umat

Jumat, 10 Jul 2026 11:03 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Ribuan jamaah yang terdiri dari mahasiswa, santri, guru, alumni, hingga masyarakat umum memadati lapangan kampus Universitas D…