Pecel Jalan Dhoho Tetap Eksis di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penjual pecel Jalan Dhoho Kediri melayani pembeli. SP/ KDR
Penjual pecel Jalan Dhoho Kediri melayani pembeli. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Nasi pecel di sepanjang Jalan Dhoho selalu padat pengunjung hingga dini hari.  Namun, sejak masa pandemi yang terjadi tahun lalu, penjualan para pedagang pecel sepanjang Jalan Dhoho menurun drastis. Jauh berbeda bila dibandingkan saat sebelum virus korona ini menghantam dunia.

Salah satu pedagang nasi pecel Dhoho, Ani hanya bisa menjual paling banyak 1,5 kilogram saja. Dari berjualan mulai pukul 17.00 hingga tengah malam. “Dulu bisa laku 4 sampai 5 kilogram nasi. Tergantung sampai habis nasinya,” terangnya, Selasa (1/6/2021).

Hal tersebut lantaran kegiatan masyarakat dibatasi, terutama pada malam hari sejak pukul 20.00. Hal itu membuat masyarakat yang ingin berkuliner malam menjadi takut. “Padahal yang terpenting kami selalu taat protokol kesehatan, memakai masker, dan para pengunjung juga saya imbau tidak berkerumun,” akunya.

Penyebab lainnya adalah aturan pembelajaran daring atau online. Itu membuat mahasiswa rantau banyak yang pulang kampung. Padahal mereka adalah salah satu pelanggan pecel di Jalan Dhoho.

“Jadi kini hanya mengandalkan warga lokal, meskipun ada beberapa pengunjung dari luar kota yang datang,” terangnya.

Penurunan omzet juga diakui oleh Sumiati. Indikasinya adalah pengeluaran yang dilakukan oleh Sumiati. Sebelum korona wanita ini mengeluarkan modal untuk belanja Rp 1 juta ditambah 5 kilogram beras.

“Lauk pauk itu bermacam-macam sate tusukan seperti jerohan sapi dan ayam,” ujarnya.

Sekarang, ketika sedang dilanda darurat bencana nasional Covid-19, belanja lauk- pauk harus dipangkas hingga Rp 500 ribu per hari. Sedangkan beras hanya menyediakan 2 kilogram saja.

“Awalnya banyak sekali sisa makanan alias tidak laku. Kemudian kami pangkas modal separuhnya, hingga 50 persen. Dan ini juga belum tentu habis semua, karena tidak menentu yang beli,” ujar perempuan yang sudah berjualan nasi pecel selama 11 tahun ini.

Karena itulah Sumiati berharap agar korona segera pergi. Supaya penjualan para pedagang nasi pecel Jalan Dhoho seperti dirinya kembali normal. Dsy3

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…