Stok Menipis, Target Vaksinasi Guru dan Tendik Terhambat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menjelang dimulainya PTM pada Bulan Juli mendatang, vaksinasi corona terhadap para guru dan tenaga kependidikan justru berjalan lambat karena keterbatasan stok vaksin Covid-19. SP/KEMENKES
Menjelang dimulainya PTM pada Bulan Juli mendatang, vaksinasi corona terhadap para guru dan tenaga kependidikan justru berjalan lambat karena keterbatasan stok vaksin Covid-19. SP/KEMENKES

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim ingin pembelajaran tatap muka dimulai pada bulan Juli 2021. Maka dari itu, vaksinasi yang akan diberikan pada lima juta guru dan tenaga pendidik ditargetkan pada pekan kedua bulan Juni. Namun target ini terpaksa mundur dari jadwal karena Kementerian Kesehatan RI mengakui adanya keterbatasan stok vaksin Covid-19.

Juru Bicara Pemerintah urusan vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, persediaan vaksin sempat menipis pada bulan April 2021. Sehingga, distribusinya tidak bisa sesuai rencana dan menjadi kendala mencapai target vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik di berbagai wilayah Indonesia.

“Bulan April memang sempat ada keterbatasan stok vaksin. Tapi, sekarang stok vaksin ada 33 juta dosis yang sudah terdistribusi, dan cadangan 35 juta dosis,” ujarnya, Jumat (4/6/2021).

Selain terbatasnya stok, proses vaksinasi juga mengalami pelambatan selama Ramadan. "Ada bulan Ramadan dan juga Idul Fitri yang menyebabkan penurunan penyuntikan vaksin karena masyarakat tidak datang ke pos vaksinasi," jelasnya.

Nadia kemudian memastikan bahwa stok vaksin COVID-19 saat ini telah tersedia. Kendati demikian, dia belum dapat memastikan mampu tidaknya Kemenkes untuk mengejar target penuntasan hingga Agustus 2021.

Menurutnya, target vaksinasi bukan cuma tanggung jawab Kementerian Kesehatan, tapi juga Kemendikbudristek, Kementerian Dalam Negeri, dan pemerintah daerah.“Kami berharap koordinasi antara dinas kesehatan dengan dinas pendidikan di kabupaten/kota semakin kuat,” tegas Nadia.

Sebelumnya, Nadiem Makarim Mendikbudristek menyampaikan vaksinasi dosis pertama baru diterima 1,54 juta guru dan tenaga kependidikan secara nasional.

Sementara, pemerintah berencana mulai menerapkan sistem pembelajaran tatap muka di sekolah pada Juli 2021, dengan catatan guru dan tenaga pendidiknya sudah vaksinasi.

Supaya rencana pembelajaran tatap muka bisa berlangsung, Kemendikbudristek pasang target vaksinasi untuk 5,6 juta guru dan tenaga pendidik tercapai pada bulan Agustus tahun ini. cn/na

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…