Idap Batu Ginjal dan Stres Alami Gangguan Hormon

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ashanty. SP/ JKT
Ashanty. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Setelah menjalani pemeriksaan di Turki, Ashanty diketahui juga memiliki gangguan pada hormonnya dan kini ia mengaku stress dan takut bila nantinya kembali memiliki momongan. Bagi, Ashanty dirinya sudah merasa cukup dengan anak-anaknya saat ini.

Menurut Ashanty, masalah wanita memang sangat sensitif dan mengganggu hormonal, sehingga ia bahagia akhirnya menstruasi. "Aku senang banget setelah 4 tahun enggak haid, tiba-tiba tadi pagi keluar haidnya, banyak (pikiran) positif," ucap Ashanty.

Menurut Ashanty, kondisi hormon yang tak stabil ini diduga disebabkan oleh alat kontrasepsi atau metode keluarga berencana (KB) spiral yang tak cocok dengannya. Padahal, ia sudah empat tahun memasang KB spiral itu.

"Hormonku itu tidak stabil, kenapa? Karena spiralnya aku sebenarnya udah empat tahun pakai aman-aman saja. Ternyata ada sebagian yang cocok banget, ada yang kayak aku hormonnya jadi gak seimbang. Akhirnya jadi berantakan," kata Ashanty, Rabu (9/6/2021).

Dokter menyarankan untuk Ashanty melepas KB spiralnya. Selain itu, ia pun diminta untuk mengonsumi vitamin selama enam bulan agar kondisi hormonnya bisa stabil.

Ada kekhawatiran dibenak Ashanty bila ia melepas KB spiral dan mengganti dengan alat kontrasepsi lainnya. Kekhawatiran itu adalah ia takut kembali hamil. Soalnya, Ashanty tak memiliki keinginan untuk punya anak lagi.

"Cuma yang aku takut kalau ngambil spiral, aku gampang banget hamil. Kemarin aja Arsya tuh gara-gara minum pil KB, padahal minum pil KB tapi jadi juga karena lupa satu dua hari. Jadi spiral itu satu-satunya yang paling ampun dan kita udah ngerasa cukup, agak stressnya itu," pungkasnya.

Ashanty juga dikabarkan  terdeteksi memiliki batu ginjal sebesar 4 milimeter. Ia pun disarankan dokter untuk banyak minum air putih.

"Jadi udah dicek aku ada batu ginjal udah lumayan besar, tapi nggak perlu diambil. Ada dokter yang suruh ambil dan nggak, ini dibiarkan dulu 6 bulan," ujar Ashanty.

Dokter menyarankan Ashanty harus minum air putih sebanyak tiga liter setiap hari. "Aku disuruh minum air 3 liter sehari, 6 bulan balik lagi ke sini (Turki)," tambah Ashanty.

Batu ginjal, atau yang lebih dikenal sebagai kencing batu, merupakan endapan kecil dan keras yang terbentuk di satu atau kedua ginjal. Endapan keras ini terbuat dari mineral dan garam yang diproduksi ginjal.

Faktor kunci yang berkontribusi terhadap perkembangan batu ginjal adalah terlalu sedikit air dalam tubuh atau tubuh mengalami dehidrasi. Dsy17

Berita Terbaru

Pelapor Bantah Mencabut Laporan, Desak Korps Adhyaksa Selidiki Dugaan Korupsi Bantuan KIP Kuliah Rp 7,7 Miliar di Unisla

Pelapor Bantah Mencabut Laporan, Desak Korps Adhyaksa Selidiki Dugaan Korupsi Bantuan KIP Kuliah Rp 7,7 Miliar di Unisla

Jumat, 10 Jul 2026 14:07 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ketua Lembaga Persatuan Pemburu Korupsi (LPPK) Lamongan, M. Afif Muhammad, membantah keras kabar yang menyebut dirinya telah…

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

Jumat, 10 Jul 2026 13:30 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 13:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan bahwa proses hukum terkait dugaan penyimpangan penyaluran Kredit Usaha…

Bom Udara Aktif Temuan Warga Blitar Berhasil Diledakkan Tim Jibom Brimob

Bom Udara Aktif Temuan Warga Blitar Berhasil Diledakkan Tim Jibom Brimob

Jumat, 10 Jul 2026 12:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Akhirnya, benda yang diduga bom udara aktif yang berada di kedalaman aliran sungai di Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota B…

KAI Daop 7 Madiun Tangani Cepat Kecelakaan Kereta Api yang Tertabrak Truk di Area Bagor–Saradan

KAI Daop 7 Madiun Tangani Cepat Kecelakaan Kereta Api yang Tertabrak Truk di Area Bagor–Saradan

Jumat, 10 Jul 2026 12:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – KAI Daop 7 Madiun Lakukan Penanganan Cepat Evakuasi KA Logawa yang Tertabrak Truk di Bagor–Saradan; Jalur Hulu Mulai Normal Pukul 17.…

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo menggelar aksi l…

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo terus bergerak maraton mengusut kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan anggota…