Buka Prodi Data Sains dan Teknik Logistik, IT Telkom Siap Hadapi Era 5.0

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mahasiswa berdiskusi di pelataran kampus ITTelkom, Surabaya. SP/dok. IT Telkom
Mahasiswa berdiskusi di pelataran kampus ITTelkom, Surabaya. SP/dok. IT Telkom

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setelah beberapa waktu lalu membuka program studi (prodi) Bisnis Digital dan Informatika, kini IT Telkom (Institute Teknologi Telkom) Surabaya Kembali meresmikan dua prodi baru, yaitu Prodi Sains Data (Data Science) dan Prodi Teknik Logistik. Pembukaan ini adalah upaya ITTelkom Surabaya menghadapi era disrupsi 4.0 dan Society 5.0.

Berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 181/E/O/2021, secara resmi IT Telkom Surabaya telah menjalankan kedua prodi tersebut pada jenjang Sarjana. Rektor IT Telkom Surabaya, Tri Arief Sardjono, mengatakan bahwa pembukaan Program Studi Sains Data dan Teknik Logistik ini sebagai jawaban terhadap kebutuhan akan talenta baru di era masyarakat digital serta upaya menyiapkan diri terhadap perkembangan ilmu di masa depan.

Perkembangan dunia yang memasuki era disrupsi 4.0 serta perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi telah membawa kepada berlimpahnya data dalam jumlah besar atau dikenal sebagai Big Data.

Arief mengatakan, tidak hanya data di platform digital seperti media sosial, e-commerce, tetapi juga data yang ada di berbagai sistem yang dihasilkan dari proses transformasi digital. Untuk itu, diperlukan skill khusus agar dapat melakukan pengolahan, analisa, pemodelan, serta menyajikan data tersebut menjadi informasi yang relevan.

Alasan diatas lah yang membuat  IT Telkom Surabaya menghadirkan program studi Sains Data yang untuk menyiapkan sumber daya unggul di era Big Data. Terlebih lagi, profesi ahli di bidang Sains Data atau dikenal sebagai Data Scientist, merupakan salah satu pekerjaan yang paling dicari di era saat ini.

“Data Science saat ini menjadi kunci untuk mengembangkan teknologi dan sistem yang nantinya akan digunakan dalam berbagai industri, baik komunikasi, bisnis, sains, manufaktur, dan tentu industri logistik yang sedang berkembang pesat," ujar Arief.

Di Indonesia, industri logistik tumbuh signifikan pada tahun 2018 dan diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa tahun mendatang, salah satunya juga berkat maraknya jual-beli online. Menurut Tri Arief, kesempatan ini tentu tidak boleh disia-siakan oleh IT Telkom Surabaya untuk menggodok sumber daya mumpuni yang menjawab tantangan pasar.

"Pembukaan kedua program studi ini adalah antisipasi kami dalam menghadapi tantangan saat ini sekaligus sejalan dengan visi IT Telkom Surabaya sebagai perguruan tinggi yang berfokus kepada  Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) serta penerapannya  di bidang maritim, transportasi, dan logistik.” terangnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I bidang Akademik dan Riset yang juga merupakan salah satu tim pengarah pendirian prodi baru, Bambang Lelono Widjiantoro mengatakan bahwa prodi baru ini siap menerima mahasiswa baru.

“Program persiapan pengembangan program studi baru ini sudah kami lakukan sejak September 2020 lalu. Dengan turunnya SK tersebut kami secara resmi siap menerima mahasiswa di semester gasal tahun akademik 2021/2022.” ujar Bambang.

Momentum pembukaan empat prodi ini juga menjadi penanda bahwa kedepannya IT Telkom Surabaya berkomitmen penuh untuk mencetak generasi emas yang tidak hanya memenuhi kebutuhan bursa kerja, tetapi juga generasi Indonesia yang mendukung era disrupsi 4.0 dan society 5.0. By

 

Berita Terbaru

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…