Guntur Kritik Jokowi, tak Tegas Atasi Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Swab Hunter terus digerakkan Satgas Covid-19 di Surabaya untuk menekan pandemi Covid-19. SP/Alqomar
Petugas Swab Hunter terus digerakkan Satgas Covid-19 di Surabaya untuk menekan pandemi Covid-19. SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Guntur Soekarno, putra Sulung Bung Karno mengkritik pemerintahan Jokowi. Ia menilai Jokowi tidak bersikap tegas dalam mengatasi pandemi Covid-19 saat ini.

Menurut Guntur, Presiden Joko Widodo , disorot belum menjalankan ajaran Bung Karno ‘’ambeg parama arta’’ alias pandai-pandai memilih hal utama dan terpenting yang harus dikerjakan lebih dahulu dan menunda pekerjaan yang kurang penting jika ingin berhasil memimpin bangsa yang besar ini mengatasi krisis akibat covid 19.

‘’Indonesia harus menang menghadapi pandemi Covid-19. Presiden harus tegas memilih, kesehatan atau penyelamatan ekonomi. Kesehatan harus didahulukan sebelum masalah ekonomi. Tidak apa-apa jika dianggap tidak berhasil membangun perekonomian negara asal seluruh rakyat sehat dulu, selamatkan dulu rakyat dari keganasan virus Corona,’’ tegas Guntur, dalam Webinar kedelapan PA GMNI berjudul "Nasionalisme Menjawab Tantangan Zaman" di Jakarta, Jumat (18/6/2021).

 

Harus Bersikap Tegas

Guntur dalam orasinya menyarankan mestinya pemerintah tidak hanya berhenti pada imbauan demi imbauan saja untuk mengatasi pandemi Covid-19, tapi harus berani bersikap lebih tegas sejak awal saat memimpin bangsa seperti yang dilakukan Bung Karno di awal kemerdekaan.

‘’Saya menyayangkan pemerintah hanya memberi imbauan agar masyarakat tidak mudik saat lebaran lalu. Mestinya langsung saja pemerintah melarang mudik sebab mudik sekarang terbukti menjadi pemicu meningkatnya Covid-19. Jangan takut dituduh otoriter, buat apa jadi pemerintah kalau tidak boleh memerintah, toh virus Corona itu juga bersikap otoriter pada kita,’’ tegas Guntur lagi.

Untuk itu, penulis buku berjudul ‘’Catatan Merah dari Putera Bung Karno, Mulai Asian Games 1962 di Jakarta Sampai ke Galaxy Bima Sakti’’ itu meminta agar ke depan pemerintah bersikap lebih tegas dan kuat memimpin negara.

Guntur juga menyinggung modernisasi pertahanan negara yang dinilainya tertinggal dibanding negara-negara tetangga, bahkan oleh Singapura sekalipun.

‘’Pertahanan negara sangat penting dan karena itu harus dimodernisasi, terutama di bidang kelautan dan dirgantara. Musuh kita adalah neokolonialisme yang harus kita hadapi bersama,’’ tegas Guntur.

 

Pertanyakan Kuliner Kapitalis

Pria yang menjadi anggota komunitas pengamat Unidentified Flying Object (UFO) itu tidak secara eksplisit menunjuk contoh neokolonialisme yang dia maksud. Hanya saja, berkali-kali dia mempertanyakan mengapa banyak sekali kuliner dari negara kapitalis Barat dibiarkan bertumbuhan di Indonesia, menggerus kuliner asli Indonesia seperti Ayam Goreng Mbok Berek, Warung Padang dan lain-lain.

‘’Coba renungkan, apakah benar-benar diperlukan produk-produk makanan Barat itu di negeri kita. Mestinya kita membela tumbuhnya produk kuliner dalam negeri, mestinya kita membela produk dalam negeri dalam bentuk apa pun itu,’’ tegas Guntur bersemangat.

Di sisi lain, Guntur mengaku senang bahwa generasi muda bangsa Indonesia tetap semangat membela Palestina, seperti yang dilihatnya dari sejumlah demonstrasi di jalan-jalan membela negeri itu.

Semua itu menunjukkan bahwa spirit Bung Karno yang antikolonialisme masih menyala-nyala di dada generasi muda. Namun demikian, pria yang menggemari fotografi ini mengajukan kritik kurangnya disiplin anak bangsa dalam mengatasi pandemi Covid-19.

‘’Kalau kita hendak membela bangsa lain, urusan dalam negeri harus kita selesaikan dulu. Disiplinkan diri kita, perkuat mentalitas dan jiwa gotong-royong kita, barulah setelah itu kita bisa lebih kuat membela bangsa lain dari penjajahan di muka Bumi,’’ tegas Guntur.

Dalam dialog yang dipimpin oleh Karyono Wibowo itu, sejumlah senior alumni GMNI tampil memberikan respon pada orasi Guntur, antara lain Theo Sambuaga, Arief Hidayat (Ketua Mahkamah Konstitusi) dan lain-lain.

Menurut Karyono, dampak dari Covid 19 ini status Kota Bandung dinyatakan Siaga 1 Covid sehingga terpaksa Kongres ke IV PA GMNI yang harusnya dilaksanakan tanggal 21-23 Juni 2021, ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan lagi. n bdg/erc/rmc

Berita Terbaru

Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 Rebutkan Piala Ketua DPRD Gresik, Ajang Syiar dan Penguatan UMKM

Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 Rebutkan Piala Ketua DPRD Gresik, Ajang Syiar dan Penguatan UMKM

Kamis, 26 Feb 2026 18:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Semarak bulan suci Ramadhan 1447 H di Kabupaten Gresik tahun ini kembali terasa istimewa. DPRD Gresik menghadirkan Festival Semarak R…

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Waktu hitung mundur (timer) lampu lalu lintas yang hanya 10 detik diduga menjadi pemicu kemacetan parah di perempatan Pasar S…

Aset Pemprov Bikin Buntu Jalan Pandugo Rungkut, Pemprov dan Komisi A Belum Bersikap

Aset Pemprov Bikin Buntu Jalan Pandugo Rungkut, Pemprov dan Komisi A Belum Bersikap

Kamis, 26 Feb 2026 17:06 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 17:06 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM - Bertahun-tahun aset Pemprov Jatim sepanjang 50 meter  menghalangi fasilitas umum berupa jalan raya di kawasan Pandugo - Rungkut …

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bulan Ramadhan penuh berkah hampir dirasakan oleh semua orang, dimana pekerja formal akan mendapat Tunjangan Hari Raya (THR),…

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM - Kabar rencana kunjungan ke Luar Negeri di bulan Maret 2026 dibantah langsung Ketua DPRD Jawa Timur H Musyafak Rouf. Meskipun…

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Semarakkan bulan Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, PLN dan Rumah BUMN P…