Mie Ayam 'UGD', Mie Viral Dari Bahan Wortel dan Bayam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses pembuatan mie ayam UGD yang sedang viral di Kota Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Proses pembuatan mie ayam UGD yang sedang viral di Kota Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Mie ayam UGD alias Uenak Giling Dewe menjadi incaran pengunjung Rest Area Gunung Gedangan, Kota Mojokerto. Selain rasanya yang enak, mie yang terbuat dari campuran tepung dan sayur-sayuran ini juga bebas pengawet, berikut liputannya.

Arik Agustiani (51), warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto terinspirasi untuk membuat mie yang sehat dan aman dikonsumsi. Sehingga pembeli tidak was-was untuk menyantap mie ayam yang dijualnya.

Ibu tiga anak ini mencampur sayur-sayuran wortel dan bayam dengan tepung untuk diolah menjadi mie yang kenyal dan nikmat.

 

"Kalau campurannya sari bayam, mienya berwarna hijau. Sedangkan jika campuran sari wortel, mienya akan berwarna oranye seperti warna asli wortel," ujarnya saat ditemui di kedai mie UGD miliknya, Senin (22/6) sore.

Wanita berkulit putih ini menuturkan, mie bikinannya ini hanya bertahan lima hari jika ditaruh di dalam kulkas. Dan jika di tempat biasa, hanya mampu bertahan sehari saja.

"Masa kadaluarsanya memang tak bisa lama, karena bahannya alami dan tanpa pengawet. Untuk itu kita tak berani memproduksi mie dalam jumlah banyak, khawatir rugi kalau gak habis" imbuhnya.

Arik mengaku dalam sehari ia hanya memproduksi 5 kilogram mie bayam dan wortel, itu untuk porsi 75 mangkuk. "Per porsi berisi 90 gram mie, selada dan topping ikan irisan ayam bumbu kecap serta ceker. Harganya murah meriah hanya Rp. 10 ribu saja per porsi," ujarnya.

Ia menyebut, kedai mie ayamnya ini lain daripada yang lain, karena pembeli bisa melihat langsung proses pembuatan mienya. Jadi pembeli langsung dibuatkan mie yang fresh from the oven. 

"Kalau ada yang pesan, langsung kita gilingkan mienya. Dan itu hanya butuh waktu 15 menit saja, karena bahan-bahan sudah kita siapkan semuanya," tukasnya.

 

Ditanya soal alasan memilih nama mie UGD, Arik mengaku itu sebagai strategi market saja. Ia hanya ingin nama kedainya mudah dikenal dan diingat dengan memakai nama yang tak lazim tersebut.

"UGD itu kan identik dengan Unit Gawat Darurat, tapi untuk strategi pasar itu kita plintir menjadi 'Uenak Giling Dewe', biar mudah diingat," cetusnya.

Arik mengaku mendapat ilmu membuat mie ini dari pelatihan yang diberikan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto. Ia langsung mempraktekannya dan nekad membuka kedai di Rest Area Gunung Gedangan Kota Mojokerto.

"Biar ilmunya manfaat langsung kita praktekan, eeh lha kok laku keras," tandasnya bangga. Dwy

Berita Terbaru

Diduga Tipu Warga Ratusan Juta Rupiah, Oknum Satpol PP Kota Madiun Dilaporkan ke Polisi

Diduga Tipu Warga Ratusan Juta Rupiah, Oknum Satpol PP Kota Madiun Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 05 Mar 2026 17:20 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 17:20 WIB

Modus Janji Loloskan Anak Masuk PPI ‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Dugaan penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan masuk perguruan tinggi kembali mencuat. S…

DPD REI Komisariat Sidoarjo Santuni Seribu Yatim 

DPD REI Komisariat Sidoarjo Santuni Seribu Yatim 

Kamis, 05 Mar 2026 17:01 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 17:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur Komisariat Sidoarjo menggelar buka bersama dan berbagi kebahagiaan bersama 1000 anak…

Wali Kota Mojokerto Tegaskan Budaya RT Berseri Bukan Lomba, tetapi Gerakan Perubahan Perilaku

Wali Kota Mojokerto Tegaskan Budaya RT Berseri Bukan Lomba, tetapi Gerakan Perubahan Perilaku

Kamis, 05 Mar 2026 16:27 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa program Budaya RT Berseri yang dijalankan Pemerintah Kota Mojokerto bukanlah…

Bersinergi dengan PT Pos Indonesia, Pemkot Mojokerto Salurkan Bantuan bagi 1.077 Lansia Kurang Mampu

Bersinergi dengan PT Pos Indonesia, Pemkot Mojokerto Salurkan Bantuan bagi 1.077 Lansia Kurang Mampu

Kamis, 05 Mar 2026 16:25 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial. Bersinergi dengan PT Pos…

Praktisi Ungkap Lima indikator Korupsi Pengadaan, Pecah Paket Proyek Jadi Modus Lama

Praktisi Ungkap Lima indikator Korupsi Pengadaan, Pecah Paket Proyek Jadi Modus Lama

Kamis, 05 Mar 2026 14:58 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 14:58 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun – Praktik korupsi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah masih sering berawal dari proses yang tidak transparan. Praktisi pengadaan b…

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, PLN Sambung Listrik Serentak 350 Masyarakat Pra Sejahtera di Jatim

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, PLN Sambung Listrik Serentak 350 Masyarakat Pra Sejahtera di Jatim

Kamis, 05 Mar 2026 14:58 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 14:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tebar kebaikan di bulan Ramadan, PT PLN (Persero) lakukan penyalaan sambung baru listrik serentak 1.700 masyarakat pra sejahtera di…