Masih Banyak Masyarakat Belum Patuh Terhadap PPKM Darurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemberlakuan PPKM Darurat ternyata tak seluruh masyarakat patuh dan masih banyak yang melanggar Minggu (4/7/2021)
Pemberlakuan PPKM Darurat ternyata tak seluruh masyarakat patuh dan masih banyak yang melanggar Minggu (4/7/2021)

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemberlakuan PPKM Darurat lebih mengedepankan pada pengawasan rukun tetangga dan rukun warga. Makanya, agar berjalan dengan lancar dilakukan pengawasan oleh tim. Dimana Surabaya adalah salah satu daerah yang menerapkan PPKM darurat mulai 3-20 Juli 2021. Suasana Kota Surabaya pada Sabtu (3/7/2021) malam sangat sepi.

Pantauan di lapangan sejak pukul 20.00 WIB, di Jalan Tunjungan, tampak lenggang. Di kawasan ini, merupakan salah satu kawasan yang menerapkan physical distancing. Kemudian di kawasan Gubernur Suryo, tampak jalanan cukup lenggang. Hanya ada beberapa pengendara yang melintas.

Kemudian di kawasan Basuki Rahmat, tampak sangat lenggang. Biasanya, pada malam Minggu, kawasan tersebut sangat ramai. Hal serupa juga terlihat di kawasan Panglima Sudirman. Jalanan sangat lenggang. Sementara, aparat kepolisian terus melakukan operasi PPKM darurat di sejumlah daerah.

Salah satunya di kawasan Kedungdoro. Masih banyak pedagang kaki lima yang belum menutup lapak jualannya. Kemudian di kawasan Pandegiling. Masih banyak ditemukan pedagang sayur, penjual makanan, dan warung kopi yang masih belum tutup, meski waktu sudah lewat pukul 20.00 WIB.

Lalu di kawasan Gubeng, polisi bersama Satpol PP menindak tegas para pedagang yang masih menerima pembeli untuk makan di tempat. Sejumlah kursi warung disita oleh Satpol PP Surabaya. Pamenwas Kasium Polrestabes Surabaya Kompol Eko Darmanto mengatakan, pihaknya melakukan operasi sesuai Kepgub.

Pihaknya tidak segan mengangkut gerobak pedagang kalau masih nekat berjualan."Kita terapkan aturan ini PPKM darurat, kami bersama Satpol PP, aparat gabungan, kami mohon maaf ke pedagang kaki lima, boleh berjualan, tapi gak boleh makan di tempat, dan pukul 8 malam harus sudah tutup," ujarnya.

Eko menegaskan, pihaknya akan memberi sanksi kepada warga yang masih nekat berjualan melebihi pukul 20.00 WIB. "Ada sanksi administrasi, dan penutupan. Bila perlu kita angkut gerobaknya dibawa ke Satpol PP agar ada shock therapy. Di Surabaya kasus COVID-19 mulai tinggi, banyak yang meninggal, mobil ambulance inden. Kita nelongso, tindakan kita sesuai aturan, secara naluri kita kasian, tapi kita terapkan aturan ini, sesuai Inmendagri, Kepgub, Perwali. Semoga segera selesai, kalau mereda pada 20 Juli nanti, warga juga bisa dilonggarkan lagi," pungkasnya.nt

Tag :

Berita Terbaru

Utamakan Kepentingan Publik, Pemkot Surabaya Gencar Tertibkan Jalan Nias

Utamakan Kepentingan Publik, Pemkot Surabaya Gencar Tertibkan Jalan Nias

Senin, 06 Jul 2026 12:27 WIB

Senin, 06 Jul 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis mengembalikan fungsi jalan sebagai fasilitas umum sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai…

Gandeng MUI, Pemkot Surabaya Targetkan Imunisasi Anak Sekolah hingga 90 Persen

Gandeng MUI, Pemkot Surabaya Targetkan Imunisasi Anak Sekolah hingga 90 Persen

Senin, 06 Jul 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Jul 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Sumur SPAM di Jombang Dipantau Ketat, Antisipasi Krisis Air Bersih Selama Kemarau

Sumur SPAM di Jombang Dipantau Ketat, Antisipasi Krisis Air Bersih Selama Kemarau

Senin, 06 Jul 2026 11:35 WIB

Senin, 06 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menghadapi selama musim kemarau, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang mulai memperketat pemantauan debit air pada…

Pemkab Banyuwangi Bangun TPS3R, Solusi Kurangi Sampah di Perkotaan

Pemkab Banyuwangi Bangun TPS3R, Solusi Kurangi Sampah di Perkotaan

Senin, 06 Jul 2026 11:26 WIB

Senin, 06 Jul 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Clean Rivers yang mendapat dukungan pendanaan dari Uni Emirat Arab (UEA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Harga Ayam Potong di Madiun Anjlok Rp 30.000 Per Kg Imbas MBG Libur

Harga Ayam Potong di Madiun Anjlok Rp 30.000 Per Kg Imbas MBG Libur

Senin, 06 Jul 2026 11:15 WIB

Senin, 06 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Imbas program Makan Bergizi Gratis (MBG) libur, harga daging ayam di Kota Madiun, Rp 30.000 per kilogram. Nilai itu jauh dari dua…

BPS Catat Kota Madiun Alami Inflasi 0,37 Persen Dipicu Kenaikan BBM

BPS Catat Kota Madiun Alami Inflasi 0,37 Persen Dipicu Kenaikan BBM

Senin, 06 Jul 2026 11:12 WIB

Senin, 06 Jul 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi yang terjadi di Kota Madiun setidaknya mengalami inflasi 0,37 untuk periode Juni…