Peternak Ayam Sambat ke Mentan, Harga Ayam Rp 17 Ribu/ Kg dibawah Biaya Produksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, menanggapi keluhan peternak, yang menyebut persoalan di industri unggas bukan hanya disebabkan oleh oversupply, melainkan juga membengkaknya biaya produksi akibat kenaikan harga bahan baku impor.

Amran menyebut anjloknya harga ayam hidup (live bird) saat ini tidak hanya dipicu kelebihan pasokan (oversupply), tetapi juga tingginya biaya produksi akibat kenaikan harga bahan baku pakan impor.

Amran menegaskan, pemerintah telah menyiapkan intervensi melalui program subsidi jagung SPHP bagi peternak. Menurutnya, jagung yang menjadi salah satu bahan utama pakan telah diserap pemerintah saat musim panen dengan harga yang menguntungkan petani, kemudian disalurkan kembali kepada peternak ketika pasokan dibutuhkan.

Peternak ayam ras petelur mengumpulkan telur di Peternakan Bumdes Karya Mandiri, Kalisuren, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2026). Pelaku usaha peternakan kini menghadapi tekanan ganda akibat lonjakan harga pakan di tengah anjloknya harga jual telur dan ayam hidup di tingkat peternak.

Sebelumnya, Ketua Umum Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) Kusnan mengatakan, harga ayam hidup di berbagai sentra produksi nasional saat ini hanya berkisar Rp15.000-Rp17.000 per kilogram (kg), sementara biaya pokok produksi (HPP) peternak telah mencapai sekitar Rp22.000 per kg.

Di sisi lain, harga pakan sebagai komponen biaya terbesar terus meningkat menjadi Rp8.600-Rp9.500 per kg atau naik sekitar Rp1.000 per kg dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi tersebut membuat peternak menanggung kerugian sekitar Rp5.000-Rp7.000 per kg ayam yang dijual.

Menurut Kusnan, kondisi ini merupakan fenomena cost-price squeeze, ketika biaya produksi terus meningkat sementara harga jual justru turun.

"Peternak rakyat tidak sedang menghadapi krisis harga ayam semata, tetapi menghadapi krisis margin usaha akibat harga jual yang turun bersamaan dengan kenaikan biaya pakan yang tidak terkendali," ujar Kusnan. n he, ec

Berita Terbaru

Ekspor Jatim Turun 5,33 Persen, Impor Naik 16,56 Persen hingga Juli 2026

Ekspor Jatim Turun 5,33 Persen, Impor Naik 16,56 Persen hingga Juli 2026

Rabu, 02 Sep 2026 12:32 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur sepanjang Januari-Juli 2026 bergerak b…

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat inflasi Jawa Timur pada Agustus 2026 mencapai 3,32 persen secara tahunan (…

Gejala Berlanjut, Enam Santri Ponpes Manba’ul Hikam Kembali Dilarikan ke RSUD Notopuro

Gejala Berlanjut, Enam Santri Ponpes Manba’ul Hikam Kembali Dilarikan ke RSUD Notopuro

Rabu, 02 Sep 2026 11:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Penanganan santri yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo masih b…

Ratusan Santri Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Konsumsi MBG, Kasus Sidoarjo Tembus 500 Pasien

Ratusan Santri Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Konsumsi MBG, Kasus Sidoarjo Tembus 500 Pasien

Rabu, 02 Sep 2026 11:32 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:32 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Dugaan keracunan massal terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Ra…

Fasilitasi Angkutan Pelajar Gratis, Pemkot Malang Terapkan Standar Ketat Bertahap

Fasilitasi Angkutan Pelajar Gratis, Pemkot Malang Terapkan Standar Ketat Bertahap

Rabu, 02 Sep 2026 11:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti layanan angkutan pelajar gratis, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah mengupayakannya secara bertahap…

Hadapi Kemarau, Pemkab Optimalkan Cadangan Air Waduk dan Rawa untuk Irigasi

Hadapi Kemarau, Pemkab Optimalkan Cadangan Air Waduk dan Rawa untuk Irigasi

Rabu, 02 Sep 2026 11:14 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai salah satu langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan irigasi dan mendukung sektor pertanian menghadapi musim kemarau,…