BPS Catat Kota Madiun Alami Inflasi 0,37 Persen Dipicu Kenaikan BBM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Antrian BBM di salah satu SPBU di Kota Madiun. SP/ MDN
Ilustrasi. Antrian BBM di salah satu SPBU di Kota Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi yang terjadi di Kota Madiun setidaknya mengalami inflasi 0,37 untuk periode Juni tahun ini, yang diduga akibat dipicu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu yang lalu yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat mulai berdampak terhadap perekonomian di sejumlah daerah.

“Inflasi Kota Madiun secara bulanan tercatat 0,37 persen. Ini lebih tinggi sedikit dibanding inflasi Provinsi Jawa Timur di angka 0,30 persen. Kenaikan harga BBM memberikan andil inflasi 0,17 persen. Ini angka yang cukup tinggi,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Abdul Aziz, Senin (06/07/2026).

Bahkan, imbas kenaikan BBM tersebut tentunya berpengaruh pada kenaikan harga barang-barang lainnya, diantaranya seperti, bawang merah juga menyumbang inflasi yang cukup besar. Yakni, 0,11 persen. Kemudian, ada komoditas beras, wortel, bawang putih, dan telepon seluler. Aziz menambahkan melemahnya nilai tukar rupiah juga memberikan dampak tersendiri terhadap laju inflasi. Begitu juga dengan kondisi geopolitik saat ini. 

“Seperti kita ketahui bersama, selain kenaikan BBM, melemahnya nilai tukar rupiah dan kondisi geopolitik turut berpengaruh terhadap inflasi,” jelasnya.

Meski begitu, laju inflasi Kota Madiun masih dalam batas aman. Pasalnya, jika dihitung komulatif dari Januari, laju inflasi Kota Pendekar masih di angka 1,37 persen. Namun, ini juga harus menjadi warning untuk bulan-bulan berikutnya. Pasalnya, laju inflasi di akhir tahun wajib di bawah 2,5 plus satu persen. Itu merupakan batas besaran inflasi nasional. 

“Kalau melihat trennya, masih cukup aman. Karena secara tahun kalender laju inflasi masih 1,37 persen. Namun, ini perlu dijaga untuk bulan-bulan berikutnya supaya relatif terkendali. Harapannya di akhir tahun tidak lebih 2,5 plus satu persen,” ujarnya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…