Atasi Kesehatan Mental dan Depresi Saat Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seseorang yang sedang malakukan isolasi mandiri di rumah akibat pandemi Covid-19. SP/ SBY
Seseorang yang sedang malakukan isolasi mandiri di rumah akibat pandemi Covid-19. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bukan hanya pikiran dan perasaan saja, pandemi yang semakin parah membuat sebagian orang kehilangan mata pencaharian utamanya. Hal tersebut bukan hanya menimbulkan stres saja, tetapi juga depresi. Kehilangan mata pencaharian utama bukanlah hal sepele, apalagi bagi seorang kepala keluarga.

Masalah kesehatan mental bagi yang terkena dampak memang tidak dapat dihindari. Namun, stres dan rasa cemas berlebihan bisa dikelola dan ditangani, agar tidak menimbulkan masalah kesehatan mental yang lebih parah di kemudian hari.

Sebaiknya batasi penggunaan media sosial. Terus-menerus terpapar berita yang tidak baik akan berdampak negatif bagi kesehatan mental. Batasi penggunaan teknologi, mengingat terkadang perlu keluar dari dunia maya dan mencari aktivitas lain yang membuat diri sendiri merasa senang dan nyaman.

Tips menjaga kesehatan mental saat pandemi selanjutnya dapat dilakukan dengan menyibukkan diri melakukan berbagai aktivitas yang disukai. Jika kamu ingin menonton drama yang masih menjadi wishlist, sebaiknya tonton sekarang guna membantu menjaga kesehatan mental. Melakukan kegiatan yang disukai akan menghindari kamu dari pikiran negatif.

Rasa kesepian ini berpotensi menimbulkan pikiran negatif yang dapat berdampak pada kesehatan mental. Tips menjaga kesehatan mental saat pandemi selanjutnya dengan memikirkan jika karantina ini, adalah kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan keluarga atau orang terkasih.

Diskusikan dengan mereka dan rencanakan aktivitas menyenangkan untuk dilakukan bersama. Jika kamu merasa sangat cemas dan tidak bisa ditangani sendirian, ceritakan masalah yang kamu hadapi dengan seseorang yang dipercaya. Mereka mungkin memiliki solusi yang ingin kamu dengar.

Kesehatan fisik dan mental sangat erat kaitannya. Jika kesehatan mental menurun, maka sistem kekebalan tubuh akan mengikuti, pun sebaliknya. Untuk menjaga daya tahan tubuh, kamu bisa mengonsumsi suplemen dan multivitamin tambahan.

Terkadang rasa cemas yang dialami akan sangat membebani, sehingga berbagai tips menjaga kesehatan mental saat pandemi tersebut tidak ampuh pada diri sendiri. Dsy16

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…