Covid-19 Varian Delta Dapat Menular dalam 15 Detik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Orang yang terpapar virus Covid-19 varian delta. SP/ SBY
Orang yang terpapar virus Covid-19 varian delta. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah mengungkap penularan varian Corona Delta sangat cepat, bahkan dalam hitungan detik. Covid-19 varian Delta inilah yang menjadi 'biang kerok' ledakan kasus di sejumlah negara.

"Di masa lalu, kami mengetahui bahwa seseorang dapat terinfeksi dari orang lain melalui kontak dekat kurang dari satu meter selama 15 menit," kata Dr Noor Hisham, Selasa (20/7/2021).

"Namun, sekarang kami diberitahu bahwa varian Delta dapat menginfeksi seseorang hanya dalam lima belas detik, dan virusnya menyebar di udara. Tingkat penularan virus jauh lebih tinggi," sambungnya.

Berbanding jauh dengan Covid-19 virus asli yang memiiliki angka penularan 2,5 hingga 3, sementara varian Delta berada di rentang 5 hingga 8. Artinya, menurut Noor Hisham, jika ada 100 orang yang terpapar Covid-19 varian Delta, virus bisa menyebar sampai ke 800 orang lainnya.

"Jika 100 terinfeksi varian Delta, virusnya bisa menyebar ke 500 atau 800 orang lagi," kata Dr Noor Hisham.

Seperti diketahui, Corona Malaysia juga ikut terdampak varian Delta hingga terjadi lonjakan jumlah pasien ICU. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang wafat sebelum berhasil ditangani di fasilitas kesehatan.

Penularan Covid-19 varian Delta juga terlihat dari munculnya klaster-klaster baru Corona Malaysia.

"Pada satu titik, ada 1.340 kasus di Labuan hanya dalam satu minggu. Kami mengidentifikasi bahwa infeksi di sana berasal dari varian Delta dan menyebar di industri perkapalan," sebutnya.

"Kami menerapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat dan juga mendorong vaksinasi di sana. Sekarang 52 persen dari populasi telah divaksinasi lengkap. Ketika lebih banyak orang divaksinasi, kita akan melihat jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit dan ICU turun," kata Dr Noor Hisham. Dsy8

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…