Pasukan Tempur 503/Mayangkara Beri Bantuan Sembako Warga Terdampak PPKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prajurit TNI Yonif Para Raider 503/Mayangkara memberikan bantuan paket sembako dan nasi kotak kepada masyarakat yang terdampak PPKM. SP/Dwy Agus Susanti
Prajurit TNI Yonif Para Raider 503/Mayangkara memberikan bantuan paket sembako dan nasi kotak kepada masyarakat yang terdampak PPKM. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Prajurit TNI Yonif Para Raider 503/Mayangkara memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto, Jumat(23/07) pagi.

Sebanyak ratusan paket sembako disebar untuk warga yang terdampak pemberlakuan PPKM Level 4.

Unit satuan tempur infanteri ini turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat secara door to door. Tak hanya itu, batalyon bagian dari satuan jajaran Brigif Para Raider/Trisula ini juga menyalurkan bantuan beras dan nasi kotak kepada Yayasan Panti Asuhan di desa binaan dan warga kurang mampu.

Diantaranya, tukang ojek online, tukang parkir, tukang becak dan sejumlah pedagang kaki lima di sekitar Kecamatan Mojosari. Danyonif Para Raider 503/Mayangkara, Letkol Inf Roliyanto S.I.P., M.I.P. mengatakan bahwa bantuan tersebut berasal dari sumbangsih prajurit serta persit yang memang sejak awal mengusulkan untuk diadakan kegiatan seperti ini.

“Banyak prajurit bahkan persit yang mengusulkan agar diadakan bakti sosial seperti ini. Saya pribadi sangat senang dan mengucapkan banyak terima kasih kepada prajurit dan persit Yonif Para Raider 503/Mayangkara atas antusiasnya untuk saling berbagi kepada sesama. “ ucapnya.

Sementara itu, Ahmad (51), salah satu warga Desa Jotangan yang merupakan desa binaan Yonif Para Raider 503/Mayangkara menyebutkan bahwa pemberian bantuan sosial khususnya dari Yonif Para Raider 503/Mayangkara ini sudah seringkali mereka terima.

“Kami memang sudah sering menerima bantuan dari teman-teman Yonif Para Raider 503/Mayangkara dan bantuan yang diberikan pun macam-macam dan jumlahnya juga banyak," jelasnya.

Senada juga dikatakan Mashudi, salah satu tukang ojek online yang mengaku senang dengan bantuan ini. Ia mengeluh pendapatannya menurun drastis akibat pemberlakuan PPKM darurat dan PPKM level 4.

“Makin kesini, makin sepi pak. Saya terima kasih sekali dengan bantuan ini disaat penghasilan menurun. Semoga pandemi ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal seperti biasanya," ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Jotangan, mengucapkan terima kasih atas pemberian bantuan ini karena sangat membantu dalam keadaan yang sulit seperti sekarang.

"Bantuan ini sangat dibutuhkan warga dikala ekonomi kian sulit akibat pandemi dan pemberlakuan PPKM. Untuk menghadapi pandemi ini, saya terus menghimbau warga untuk ikut serta mendukung Pemerintah dan TNI-Polri dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…