Cabor Dayung Gagal Tembus 3 Besar di Final C

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampilan Melani Putri/Mutiara Rahma Putri di Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Antara
Penampilan Melani Putri/Mutiara Rahma Putri di Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Antara

i

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Wakil Indonesia di cabor dayung Olimpiade Tokyo 2020, Melani Putri/Mutiara Rahma Putri harus gagal melaju Final C gagal menembus posisi tiga besar di Sea Forest Water Way pada Kamis (29/7/2021) pagi WIB, pasangan ini melawan lima negara. Kelima rival tersebut adalah Argentina, Austria, Guatemala, Tunisia, dan Vietnam.

Dimulai saat aksi kejar-kejaran pada putaran 500 meter pertama, antara wakil Argentina dan Vietnam. Wakil Austria pun tak mau kalah. Di sisi lain, Melani/Mutiara langsung tertinggal jauh di jarak tersebut. Akhirnya Melani/Mutiara gagal menempati posisi tiga besar.

Dipertandingan tersebut, Melani Putri/Mutiara Rahma Putri hanya finis di posisi kelima. Pertandingan ini pun berhasil dimenangkan oleh wakil dari Argentina yang berada di posisi pertama, disusul wakil Austria di posisi kedua, dan wakil Vietnam di posisi ketiga.

Sementara Argentina yang diwakili Maricel Evelyn Silvestro/Milka Kraljev berhasil mencatatkan total waktu 7 menit 5 detik. Sedangkan Valentina Cavallar/Louisa Altenhuber dari Austria, mereka berhasil mencatatkan waktu 7 menit 15 detik.

Di posisi ketiga, wakil Vietnam, Thi Hao Dinh/Thao Thi Luong, berhasil mencatatkan waktu 7 menit 19 detik. Melani/Mutiara sendiri mencatatkan waktu 7 menit 25 detik, tertinggal 19 detik dari raihan pertama.

Dengan begitu, Melani/Mutiara yang berada pada lane satu gagal meraih posisi tiga besar di Final C dayung nomor leighweight double sculls Olimpiade Tokyo 2020. Karena itu, mereka berada di posisi ke-17 secara keseluruhan.

Sebelumnya, dilaporkan Edmonton Sun, Kamis (22/7/2021), venue perlombaan dayung yang akan dihelat di Sea Forest Waterway, Teluk Tokyo. Lokasi tersebut ditemukan sekitar 31.000 pon Magaki Oyster (tiram Magaki) pada 2019. Invasi tiram tersebut masih dimungkinkan terjadi pada tahun-tahun berikutnya, terasuk tahun ini.

Bahkan, pihak pemerintah pun rela mengeluarkan kocek sebesar 140 juta yen atau sekira 18,5 miliar rupiah untuk melakukan pembersihan. Hal semacam ini nyatanya dapat menyerap anggaran untuk olimpiade yang sebelumnya juga dialokasikan untuk penanganan Covid-19. Dsy9

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…