Dua Anak Panti di Gresik Dianiaya Pengasuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Iskandar (kiri) bersama kedua bocah korban penganiayaan.
Iskandar (kiri) bersama kedua bocah korban penganiayaan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Dua anak yatim berinisial MFS (10) dan DRS (11) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan M (30), anak pemilik panti asuhan di Gresik. Aksi penganiayaan tersebut terjadi di Yayasan Sosial Fakir Miskin Panti Asuhan Al Amin di Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Karena penganiayaan tersebut, kedua bocah mengalami luka memar di paha, punggung, serta pelipis.

Kasus dugaan penganiyaan itu kini dilaporkan ke Polres Gresik oleh ibu DRS. Iskandar Rosyid (40), kerabat korban yang ikut mendampingi ibu DRS melapor ke Polres Gresik, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, penganiayaan bermula saat M mendengar bahwa DRS diduga mengambil boneka.

"Lalu M mendatangi DRS dan memukulnya memakai kabel. Tak hanya DRS yang dipukuli, MFS pun turut jadi sasaran amuk pelaku, karena menyangka DRS disuruh MFS," ungkap Iskandar Rasyid kepada wartawan.

Iskandar mengungkapkan, ibu DRS mengetahui anaknya dianiaya saat menjenguk di panti. Lantaran tak terima anaknya diperlakukan tak baik, kemudian korban dibawa pulang.

"Pihak panti usai kejadian datang dan mengiming-imingi uang agar (korban) mau kembali (ke panti) dan (orang tua korban) tidak melaporkan peristiwa tersebut," ujar Iskandar.

Dikatakan Iskandar, ibu korban sehari-harinya bekerja sebagai asisten rumah tangga. Penghasilan yang didapatkan tak seberapa. Karena itu, anaknya dititipkan di panti. "Perlakuan pelaku kepada kedua bocah tidak manusiawi. Sudah dilaporkan ke Polres Gresik dan juga sudah divisum," jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik membenarkan adanya laporan kasus penganiayaan tersebut. Ia menyebut pihaknya saat ini masih dalam penyelidikan.

“Saat ini sedang kami tangani, masih dalam proses penyelidikan,” kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga.

Sementara Pemilik Panti Asuhan, Ruslan, saat dikonfirmasi wartawan mengakui telah terjadi tindak kekerasan terhadap MFS dan DRS, yang dilakukan oleh putranya sendiri, M. Ruslan mengaku telah menempuh jalur kekeluargaan dengan meminta maaf kepada ibu korban.

"Kejadian itu di luar kontrol. Istilahnya kecerobohan lah, karena MFS sering melakukan hal-hal yang dilarang, namun saya sudah tegur M bahwa yang dilakukan kepada anak-anak bisa kena pidana. Saya juga sudah minta maaf kepada keluarga (MFS & DMS) agar islah (damai)," katanya.

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…