Polling SP

Responden: PPKM-nya Jokowi-Luhut, Gagal!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polling SP
Polling SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Saat ini citra Presiden Jokowi dimata masyarakat disebut semakin buruk karena kebijakan-kebijakan penanganan Covid-19 yang dinilai telah keliru sejak awal.

Partai pengusungnya, PDIP kecewa dan kini mulai menjauh.  Presiden Jokowi, sebagai kepala negara diminta menangani sendiri urusan covid-19, tidak didelegasikan ke Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Politisi PDIP pun meminta Luhut untuk direshuffle.

Menanggapi hal itu, tim Litbang Surabaya Pagi menggelar polling dan jajak pendapat kepada masyarakat dengan pertanyaan terkait  perpanjangan PPKM dan rumor Luhut untuk direshuffle . Polling dilakukan tepat pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 17.00 WIB Minggu (08/8/2021).

Dengan koresponden rentang usia 15 tahun sampai 40 tahun dengan background pelajar, mahasiswa, serta para orang tua dengan domilisi tidak hanya di Kota Surabaya tetapi juga di Sidoarjo dan Gresik.

Metode polling dilakukan menggunakan wawancara langsung menggunakan telepon dan WhatsApp. Selain media itu juga media sosial Facebook , Twitter dan Instagram. Jumlah total responden yang dihimpun sebanyak 120 responden.

Hasilnya, (lihat grafis di halaman 1),  Terlihat dari pertanyaan,  “1.  Menurut Anda, Berhasilkah kebijakan PPKM yang digadang-gadang menekan penularan virus Covid-19 selama ini?” . Dari pertanyaan tersebut didapat responden yang memilih jawaban A hanya sebanyak 18 persen dan yang memilih jawaban B sebanyak 82  persen.

Untuk pertanyaan kedua “2) . Dengan kasus Covid-19 tak segera melandai. Setujukah Anda, Panglima penanganan Covid-19 yang dipimpin Menko Investasi dan Maritim Luhut Binsar Panjaitan di reshuffle? “. Dari pertanyaan ini didapat sebanyak 60 persen menjawab A dan 40 persen yang memilih jawaban B.

Untuk pertanyaan ketiga “3) PPKM Level yang akan berakhir tanggal 9 Agustus nanti. Setujukah PPKM ini diperpanjang?”. Dari pertanyaan ini didapat sebanyak 14 persen menjawab A dan 86 persen yang memilih jawaban B.

 

PPKM Dianggap Gagal

Berikut berbagai alasan dan komentar dari masyarakat yang dihimpun oleh Tim Litbang Surabaya Pagi.Salah satu pengguna twitter , dengan nama akun @_isyourmine menuliskan kalau kebijakan PPKM sudah gagal. Ia merasa pemerintah hanya mempermainkan rentang waktu PPKM serasa dicicil.

“PPKM sudah gagal!! Kenapa harus diperpanjang? Kalau keputusan 2 minggu ya 2 minggu itu tuntas! Kalau mau 6 bulan bahkan setahun membatasi kegiatan masyarakat harusnya "karantina wilayah/lockdown" sesuai UU yang berlaku. Berikan jaminan dan bantuan kepada masyarakat yang dilockdown!! “ tulisnya.

Nama pengguna @razor_rahendra pun menuliskan hal yang sama dengan@_isyourmine. “Ya karena pemerintah sendiri ngotot gak mau lockdown yg ada malah pembatasan setengah2,alhasil virusnya bermutasi dan mereka cuman lho he lho he. Plus lagi warga LN (luar negeri) masih diperbolehkan datang,sampai sini sudah introspeksi gak ya pemerintah?” tulis @razor_rahendra.

 

Luhut Diminta Direshuffle

Selain itu banyak masyarakat yang menilai kinerja Menko Investasi dan Maritim Luhut Binsar Panjaitan sebagai panglima penanganan Covid-19 di Indonesia tidak memuaskan dan meminta untuk diganti saja.  Ubin mengatakan kalau Menko Investasi dan Maritim Luhut Binsar Panjaitan seharusnya berhenti saja.   

“Udah lah opung coba istirahat. diganti sama yang lebih capable. menangani masalah covid ini perlu lebih humanis karena menyangkut perasaan para manusia yang saat ini sudah teriak kebingungan karena sikap pemerintah yang plin plan,”tulis  @anakdikala.

Ian Abdullah  menilai kinerja yang selama ini dilakukan luhut tidak menunjukan hasil yang signifikan. “Strategi penanganan cuma gonta ganti istilah opung gak ada yang signifikan bawa perubahan mending opung nyirih aje dirumah nikmatin sisa usia,” ujarnya pada TimLitbang SP, Minggu (08/8/2021).

“Rezim amburadul... Dah, keluar aja dri game.. kalian gagal total semua. Kasih kesempatan anak bangsa lain yg lebih berkualitas atasi masalah bangsa ini,” tulis rejal_farhan dengan nama akun @c_opini.

Hal senada pun ditulis @sinchaola sama seperti rejal_farhan ( @c_opini).” Lebih baik pak luhut mundur dan serahkan pada ahlinya. Herannya juga sama pak presiden, luhut sudah berkali-kali ngasih isyarat gak mampu tapi masih diprtahankan,” tulisnya kolom komentar. ana/litbang

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…