Ketua KPK tak Percaya

Luhut Persempit Ruang Korupsi dengan Digitalisasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan digitalisasi di sistem pemerintahan akan mempersempit ruang korupsi.

Ia katakan, pemerintah akan memanfaatkan artificial intelligence (AI) untuk mengintegrasikan dan mengolah berbagai data. Digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemerintah.

"Dan itu akan membuat efisien, dan kita sebenarnya membangun ekosistem di mana orang dibuat tidak bisa korupsi, atau sangat kurang untuk korupsi," kata Luhut dalam konferensi pers di Kantor DEN, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).

Saat sistem ini berjalan sepenuhnya, Luhut memperkirakan anggaran negara yang bisa dihemat mencapai Rp 2.000 triliun. Angka tersebut berasal dari kebocoran anggaran, termasuk dari mineral kritis yang tata kelolanya terus diperbaiki.

"Saya kira ribuan triliun, mungkin Rp 1.500 triliun, mungkin Rp 2.000 triliun. Angkanya, ada tadi data, saya nggak ingat semua. Kebocoran dan juga seperti tadi yang Presiden bilang critical mineral, itu sangat terkontrol," tuturnya.

Ia mencontohkan implementasi sistem digital yang telah diterapkan melalui Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara Antar Kementerian/Lembaga (SIMBARA) untuk komoditas batu bara dan nikel.

Singgung Sistem Perlindungan Sosial

"Jadi pakai sistem ini. Dan kita coba dengan SIMBARA kan, SIMBARA kan sudah, batu bara, SIMBARA nikel sudah. Ini tinggal mengembangkan terus aja ini," tambah Luhut.

Luhut menyinggung sistem perlindungan sosial (perlinsos) digital berbasis AI yang ditargetkan meluncur pada Oktober-November 2026. Dalam jangka panjang, perbaikan ketepatan sasaran diproyeksikan membuka potensi efisiensi belanja sekitar Rp 170-260 triliun, setara US$ 10-15 miliar.

Angka tersebut merupakan estimasi strategis, bukan penghematan yang telah terealisasi, dan masih bergantung pada kualitas data serta keberhasilan perluasan. Setiap perubahan data wajib memiliki jejak audit yang jelas.

Banyak Pejabat Berbuat Curang

Terpisah Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan digitalisasi di pemerintahan, khususnya untuk pengadaan, tidak menjamin bebas dari praktik korupsi. Setyo menyinggung banyak pejabat yang mencoba mengakali sistem tersebut untuk berbuat curang.

Hal itu disampaikan Setyo dalam paparan di acara peluncuran e-learning ASN yang digelar di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Setyo awalnya meminta para ASN tidak melakukan hal yang aneh agar program digitalisasi yang sudah ada tidak sia-sia.

"Karena apa? Kalau kita melakukan semua kegiatan tanpa integritas ya, maka yang dibuat, yang sudah dikerjasamakan oleh kita semuanya ini dengan cara digitalisasi itu hanya sebuah alat," kata Setyo.

Setyo menyebut KPK telah membuktikan banyak perkara di mana digitalisasi itu diakali. Praktik korupsi dalam pengadaan ada yang dilakukan melalui mekanisme tersembunyi atau backdoor.

"Alat bisa diakali ya. Kami sudah buktikan banyak di perkara-perkara itu, kelihatannya saja sudah digitalisasi tapi pintu belakangnya, backdoor-nya itu ternyata masih bisa dimainkan," katanya.

Setyo mencontohkan praktik mengakali digitalisasi itu biasanya dilakukan pada e-katalog. Dia menekankan praktik korupsi masih bisa terjadi di tengah sistem yang canggih jika tidak diikuti dengan sikap integritas dari manusianya.

"Yang saya sebut paling gampang misalkan e-katalog lah gitu. Pengadaan secara digitalisasi masih bisa dimainkan, masih bisa dikotak-katik. Ditutup siang hari, dibuka malam hari gitu. Karena apa? Kembali kepada sumber daya manusianya," ucap Setyo. n jk, erc, rmc

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…