Gagal ke Final, Rumah Vandana Dikotori dan Dilecehkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vandana Katariya saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Reuters
Vandana Katariya saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020. SP/ Reuters

i

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Atlet hoki putri India, Vandana Katariya baru saja mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan lantaran gagal lolos ke final Olimpiade Tokyo 2020. Rumahnya terletak di Desa Roshnabad, Haridwar, India diserang dan kastanya juga dihujat

Ada dua pria yang berasal dari kasta atas mengitari rumah Vandana Katariya dan mengotori rumahnya. Tak hanya itu, kedua pria ini juga melontarkan kata-kata yang melecehkan kasta dari keluarga Vandana Katariya. Mereka mengejek dengan mengatakan bahwa tim hoki India harus menelan kekalahan karena terlalu banyak diisi pemain Dalit.

Salah satu tersangka pun kini sudah diamankan pihak kepolisian. Pihak keluarga Vandana Katariya sangat menyangkan perlakuan ini. Sebab bagaimanapun juga, Vandana Katariya sudah berjuang sekuat tenaga di Olimpiade Tokyo 2020.

“Kami kecewa setelah kekalahan itu. Tapi, tim sudah berjuang. Kami bangga akan hal itu,” ujar saudara laki-laki Vandana, Shekhar, Senin (9/8/2021).

“Tiba-tiba, tepat setelah pertandingan, kami mendengar suara keras. Kerupuk sedang meledak di luar rumah kami. Ketika kami pergi ke luar, kami melihat dua pria dari desa kami, kami kenal mereka, dan mereka adalah kasta atas. Mereka menari di depan rumah kami,” lanjutnya.

“Mereka mencerca kasta, menghina keluarga kami, dan mengatakan tim India kalah karena terlalu banyak Dalit yang masuk tim itu. Mereka kemudian mengatakan bahwa bukan hanya hoki, tetapi olahraga lain juga harus menjauhkan Dalit,” jelas Shekhar.

Di babak semifinal, India takluk dari Argentina dengan skor 1-2. Dalam perebutan medali perunggu, India pun harus menelan pil pahit karena takluk dari Inggris dengan skor 3-4. Dsy17

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…