Terlilit Hutang, Ibu Rumah Tangga Nekat Gantung Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban ketika dilakukan pemeriksaan luar oleh Tim Medis disaksikan Polisi dan perangkat desa. SP/Hadi Lestariono
Korban ketika dilakukan pemeriksaan luar oleh Tim Medis disaksikan Polisi dan perangkat desa. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Karena terlilit hutang jutaan rupiah melalui Media Sosial,  seorang ibu rumah tangga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kejadian yang terjadi Jumat (27/8) pagi itu menggegerkan warga Dusun Sidorejo Desa Sidorejo Kec Doko Kab Blitar.

Kejadian itu diketahui warga dari teriakan Julius Sujoto (73) setelah  melihat istrinya sebut saja IS (53) menggantung di pohon sebelah kandang kambing miliknya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Selang beberapa saat warga sekitar mendatangi TKP untuk mengetahui apa yang terjadi, ternyata tetangganya terlihat menggantung dan tewas, temuan itu Julius langsung melapor ke perangkat desa dengan beberapa tetangganya, oleh perangkat desa di teruskan ke Polsek Doko.

Kejadian orang meninggal dengan posisi gantung diri yang terjadi pukul 06.00 itu dibenarkan Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono setelah mendapat laporan harian dari Polsek Doko.

"Betul, adanya kejadian orang gantung diri di Wilkum. Polsek Doko, korban sudah dievakuasi setelah Unit Inafis Polres Blitar dan anggota Polsek Doko bersama Kapolsek setelah lakukan olah TKP di saksikan Babinsa Koramil Doko, perangkat desa dan pihak keluarga," kata Iptu Udiyono.

Sementara kronologis kejadiannya,  Iptu Udiyono menjelaskan secara rinci, pada Jum'at (27/8/2021), sekitar pukul 06.00 Wib, pada saat itu Julius Sujoto yang tak lain suami korban,  bangun tidur sekitar pukul 05.00, dan melihat istrinya sudah tidak ada ditempat tidur, kemudian saksi mencarinya, dan tidak ditemukannya, pencarian terus dilakukan, akhirnya Kakek berusia 70 itu menemukan istrinya posisi dengan menggantung di pohon dekat kandang kambing yang terletak di belakang rumahnya.

"Mengetahui posisi istrinya langsung suaminya melapor ke perangkat desa dan di teruskan ke Polsek , setelah di lakukan olah TKP dari Team kesehatan Puskesmas Doko bersama Inafis dan Polsek Doko yang disaksikan suami dan keluarga lainya termasuk perangkat desa, korban dibawa pulang." tambah Iptu Udiyono.

Dalam olah tkp dari hasil pemeriksaan terhadap Is, tidak ditemukan bekas-bekas kekerasan atau penganiayaan, dan korban meninggal benar-benar meninggal karena gantung diri.

"Dari pihak keluarga memohon untuk tidak dilakukan Otopsi, dan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan Otopsi dan menyatakan bahwa istrinya meninggal karena gantung diri,untuk memperkuat surat pernyataan tersebut diketahui Kepala Desa Sidorejo." Pungkas Iptu Udiyono atas izin Kapolres Blitar AKBP Ditya Panji Anom.

Kejadian tersebut Polsek Doko mengamankan barang bukti berupa Seutas tali tambang warna biru sepanjang 2 meter, baju Daster warna merah saat korban gantung diri dan 3 lembar surat dari korban.

Menurut keterangan Julius pada Polisi istrinya (korban)  diperkirakan mempunyai permasalahan hutang piutang akibat tertipu dengan modus penipuan melalui medsos, sehingga mengakibatkan Is bekat melakukan gantung diri dengan meninggalkan 3 lembar surat yang di peruntukan suami dan pihak keluarga. Les

 

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…