Dipicu Hujan dan Angin Kencang, Warga di Blitar Tewas Tertimpa Reruntuhan Material Rumah

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi di TKP saat insiden.tanah longsor, petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban saat hujan deras disertai angin hingga longsor. SP/ Lestariono
Kondisi di TKP saat insiden.tanah longsor, petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban saat hujan deras disertai angin hingga longsor. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akibat hujan dengan intensitas tinggi bercampur angin di wilayah Blitar Raya mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, termasuk di Desa Ngadirenggo Kec.Wlingi Kabupaten Blitar, hujan yang terjadi pada Minggu 15 Maret 2026 hampir 3 jam lebih itu mengakibatkan rumah pak Jino (50) warga desa Ngadirenggo terbawa longsor tabah.

Akibatnya salah satu warga tertimpa reruntuhan material rumah pak Jino, sehingga S (57) warga desa setempat tertimbun longsoran material kejadian yang terjadi pukul 16.00 itu korban S sempat hilang, akhirnya warga masyarakat melakukan pencarian korban, sebelumnya warga menghubungi Polsek Wlingi dan BPBD Kabupaten Blitar, selanjutnya petugas Polisi / TNI  dan BPBD bersama masyarakat mencari keberadaan korban.

Menurut keterangan warga, saat terjadi longsor material rumah Jino, korban S sedang melintas di jalan usainya mencari rumput, hanya sempat minta tolong, habis itu tidak terdengar, lalu masyarakat mencari keberadaan korban, akhirnya dilaporkan ke Polres Blitar, dan BPBD Kabupaten Blitar.

"Setelah pencarian korban sekitar hampir dua jam, korban ditemukan di reruntuhan material, dan sudah dalam keadaan meninggal dunia, kita temukan sekitar pukul.17.45," terang Wahyudi Kepala BPBD Kab.Blitar pada wartawan Senin (16/03/2026).

Setelah ditemukan korban S, langsung oleh masyarakat dan perangkat desa membawa korban ke rumahnya, hal itu di setujui pihak keluarga korban.

Sementara Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muheni  menyampaikan bahwa atas peristiwa korban meninggal dunia akibat tanah longsor akibat hujan lebat dan angin, merupakan musibah yang tidak diduga.

"Setelah kita menyerahkan korban kepada pihak keluarga, untuk keluarganya menerima karena hal tersebut sebagai musibah, sebelumnya kondisi korban diperiksa oleh tim kesehatan Puskesmas Wlingi disaksikan perangkat desa, keluarga dan Polsek dan Koramil Wlingi.serta BPBD," terang Aipda Muheni.

Juga Polres Blitar menghimbau pada seluruh masyarakat  selalu berhati hati, karena musim penghujan, juga tingkatkan kewaspadaan hindari tempat tempat yg berpotensi terjadi nya longsor, pohon tumbang, apabila memerlukan bantuan Kepolisian segera menghubungi 110, ujar Aipda Muheni. les

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…