PDIP Lamongan Wacanakan Akhiri Oposisi, Ini Tanggapan PKB Sebagai Mitra Koalisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Abdul Ghofur ketua DPC PKB Lamongan.SP/MUHAJIRIN KASRUN
H. Abdul Ghofur ketua DPC PKB Lamongan.SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Jagat politik di Lamongan kian dinamis. Bila sebelumnya PDIP bersama dengan PKB posisikan sebagai mitra oposisi di parlemen untuk mengkritisi pemerintahan dibawah kendali Yuhronur Efendi, kini PDIP wacanakan pecah kongsi dengan PKB dan memilih akan berlabuh dan koalisi dengan Pemkab Lamongan.

Praktis, setelah PDIP bakal memilih berkoalisi dengan Pemkab Lamongan, maka PKB akan sendirian dan mungkin dibantu oleh NasDem sebagai partai oposisi, atau memang ikut juga gerbong koalisi dengan PDIP bersama Pemkab Lamongan, membiarkan demokrasi jalan di tempat, karena tidak ada keseimbangan dalam pemerintah sebab semua partai politik "mbebek" diketiak kaki eksekutif, bagaimana tanggapan PKB terkait dengan wacana PDIP tersebut.

surabagapagi.com pada Senin (13/9/2021) berhasil mewawancarai ketua DPC PKB Lamongan, H. Abdul Ghofur via handphone untuk menanggapi adanya wacana PDIP berkoalisi dengan pemerintah kabupaten Lamongan, setelah sebelumnya dengan ambigunya DPD PDIP Jawa Timur membebastugaskan Saim sebagai ketua DPC PDIP, dan diganti oleh  Ida Bagus Nugraha sebagai Plh ketua DPC PDIP Lamongan.

Sebagai partai pemenang Pileg tahun 2019 dan pemilik suara kursi terbanyak di DPRD Lamongan, ia tidak ingin ikut campur lebih dalam mengenai wacana koalisi yang diambil oleh internal PDIP Lamongan tersebut. “PDIP mau koalisi atau tidak  dengan Pemkab Lamongan, bagi saya tidak ada urusan. Biarlah itu menjadi urusan dan keputusan internal DPC PDIP Lamongan," ujarnya.

Saat ini kata pria yang juga ketua DPRD Lamongan ini, pihaknya terus konsentrasi mengurusi internal partai, bagaimana partai bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya warga Nahdliyin di Lamongan, dengan program-program kemasyarakatan, agar suara PKB kedepan bisa bertambah dan tetap menjadi pemenang pada Pileg 2024 dengan perolehan kursi lebih dari 10.

Saat  didesak mengenai sikap PKB Lamongan apakah ikut berkoalisi atau justru memutuskan untuk oposisi, pihaknya masih belum bisa menjawab. Sampai saat ini partainya masih oposisi, karena pada Pilkada 2020, partainya bersama PDIP mengusung calon sendiri, meskipun calon yang didukung belum berhasil menduduki kursi bupati dan wakil bupati Lamongan.

Sikap partainya ini lanjut Ghofur, sebagai konsekuensi atas sikap politik yang diputuskan dalam pilkada. Namun demikian politik adalah dinamis, dan PKB akan melihat situasi dan perkembangan kedepan. Apapun keputusan PKB mau tetap oposisi atau berkoalisi, harus ditentukan melalui mekanisme kepartaian dan terlebih dahulu dikoordinasikan dengan berbagai pihak, mulai dari DPC PKB Lamongan, DPW dan DPP PKB, bahkan juga PCNU Lamongan.

“Terkait keputusan kami di PKB, apakah akan koalisi atau oposisi, hal itu tentu kita putuskan berdasarkan mekanisme dan AD/ART Partai. Semuanya harus dirapatkan dulu bersama dengan DPC PKB Lamongan, meminta petunjuk dan kordinasi ke DPW dan DPP PKB, bahkan kita juga menyerap aspirasi dan meminta petunjuk kepada PCNU Lamongan,” tegasnya.

Tak hanya itu, saat Abdul Ghofur ditanya lebih dalam mengenai rahasia di balik hubungan mesra yang dijalaninya bersama sejumlah kader Partai Demokrat dan tokoh ternama di Lamongan, pihaknya membeberkan bahwa hal itu semata-mata kedekatan yang biasa ia lakukan untuk sekadar sharing tentang kesejahteraan dan pembangunan Lamongan.

Diketahui, sejumlah foto kebersamaan Abdul Ghofur dengan Debby Kurniawan (Anggota DPR RI Dapil Jatim X) dan Deddi Nordiawan, yang merupakan anak mantan Bupati Lamongan H Fadeli ini kerap tersebar di media sosial. Kabar kemesraan antar kedua pihak partai pun juga kerap dihubungkan oleh sejumlah pengamat politik tentang pengaruh peta politik yang terjadi Lamongan.

“Bisa saja mas kamu mancing-mancing. Mas Debby biasa kok komunikasi dengan saya untuk sekedar sharing dan diskusi seputar Lamongan, itu memang sejak dulu. Kalau agenda memancing bersama Mas Deddi beberapa waktu lalu itu ya karena kita sama-sama memiliki hobi memancing, sering kita lakukan sejak dulu, karena pandemi sempat terhenti, sekarang kita mancing bersama lagi. Mas Deddi itu kan akademisi, jadi obrolannya juga tentang pendidikan, dan lain-lain, enggak melulu soal politik,” jelasnya.

Sebelumnya, Plh Ketua DPC PDIP Lamongan, Ida Bagus Nugraha dalam situs resmi DPD PDIP Jawa Timur. Dalam keterangannya mengatakan, bahwa peluang merapatnya Partai berlambang banteng moncong putih ke Pemkab Lamongan itu dinilai sebagai langkah yang bagus untuk membangun sinergi antara Partainya dengan Pemkab Lamongan.

Selaku partai yang bukan pengusung Bupati Lamongan terpilih saat Pilkada Lamongan lalu, Ida Bagus menuturkan, bahwa penjajakan koalisi ini dilakukan demi kerja-kerja kerakyatan. Pihaknya juga berharap, Partainya akan mampu membangun sinergi dan simbiosis mutualisme yang apik dengan Pemkab Lamongan.

“Ya, kenapa tidak? Kalau kita nantinya melaksanakan silaturahmi dengan Bupati Lamongan, kan tidak ada salahnya. Yang penting saling menguntungkan, dan program kebijakan pembangunan tentu harus pro rakyat. Kami akan segera melakukan konsolidasi,” tandas Ida Nugraha, usai memimpin rapat internal DPC Lamongan.jir

Berita Terbaru

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…