Reog Ponorogo Diusulkan Jadi Warisan Budaya Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Reog akan diusulkan masuk sebagai Warisan Budaya Takbenda atau ICH (Intangible Culture Heritage). SP/ASLIPONOROGO
Reog akan diusulkan masuk sebagai Warisan Budaya Takbenda atau ICH (Intangible Culture Heritage). SP/ASLIPONOROGO

i

 SURABAYAPAGI, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten Ponorogo tengah menyiapkan berbagai hal untuk mengusulkan Reog sebagai warisan budaya dunia kepada Perserikatan Bangsa-bangsa. Langkah ini dilakukan untuk menjaga Reog diakui dunia tidak sekadar secara kultur, juga secara faktual.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menjelaskan saat ini pihaknya sedang bekerja keras untuk mengusulkan Reog agar diakui oleh dunia dan bisa mengantongi 2 sertifikat dari UNESCO.

“Rencananya, Reog akan diusulkan masuk sebagai Warisan Budaya Takbenda atau ICH (Intangible Culture Heritage) dan Kabupaten Ponorogo diusulkan masuk sebagai Jaringan Kota Kreatif UNESCO atau UCCN (UNESCO Creative City Network)” kata Sugiri Sancoko, kemarin.

Sugiri menambahkan, hal tersebut penting dilakukan sebagai bentuk penghargaan generasi saat ini kepada para leluhur agar dunia mengakui secara factual dan kultural.

“Kami berjuang untuk itu (Reog sebagai ICH dan Kabupaten Ponorogo sebagai UCCN) sehingga bisa kita kantongi 2 sertifikat dari UNESCO,” kata Sugiri Sancoko, kemarin.

Warisan Budaya Takbenda (ICH) merupakan praktik, representasi, ekspresi, pengetahuan, atau keterampilan, serta instrumen objek, artefak, dan ruang budaya yang dianggap oleh UNESCO sebagai bagian dari warisan budaya suatu tempat.

Sementara Jaringan Kota Kreatif UNESCO (UCCN) adalah proyek UNESCO yang diluncurkan pada 2004 untuk mempromosikan kerjasama antar kota dengan menilai dan menghargai kreativitas sebagai faktor utama dalam pengembangan kota.

Untuk pengusulan ke UNESCO, pihak pemkab dan pemerintah pusat menyiapkan berbagai hal dalam jangka 1 tahun ini. Seperti naskah akademik, keabsahan, dan sebagainya. Sebab, ditargetkan pada 2023 mendatang Ponorogo bisa terdaftar dan masuk nominasi 2 platform UNESCO tersebut.

“Kami membentuk tim akademisi, pelaku, tim Kemendikbud, agar bisa nyambung apa yang dibutuhkan oleh UNESCO, kami kawal ketat agar terwujud di 2023,” lanjut Bupati yang akrab disapa Kang Giri.

Banyak potensi yang membuat Reog dan Kabupaten Ponorogo berpeluang besar untuk masuk di kedua nominasi. Potensi Ponorogo sangat terbuka, karena dari sisi UCCN, Ponorogo memiliki potensi di art (pertunjukan) dan craft (kerajinan) yang sangat mendukung.

Dengan potensi tersebut bisa digali dan dikembangkan lebih dalam lagi khususnya Reog. Dalam artian Reog bisa menumbuhkan kreatifitas dan inovasi dan mensejahterakan para seniman atau pelaku Reog.

“Kalau Reog makmur pekerja seni akan banyak, kita menuntut pekerja seni untuk kreatif, membuat craft dari Reog bisa membawa dampak ekonomi kreatif. Semoga Allah meridhoi, dan yang kita harapkan semoga jadi kenyataan. Yang kita cintai tidak jadi tontonan saja tapi juga diakui dunia,” pungkas bupati yang diusung PDI Perjuangan ini.

Pada Selasa (28/9/2021), Bupati Sugiri Sancoko menerima kunjungan dari tim peneliti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Gedung Pemkab Ponorogo terkait rencana pengusulan Reog jadi warisan dunia.pn1/na

Tag :

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…