Klenteng Poo An Kiong di Blitar Terbakar Hebat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar klenteng Poo An Kiong. SP/Hadi Lestariono
Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar klenteng Poo An Kiong. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kota Blitar digemparkan adanya kobaran api di tempat Ibadah (Klentèng) Poo An Kiong yang terletak di Jalan Mawar Kelurahan Sukorejo depan Pasar Legi Kota Blitar pada Senin ( 22/11) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Kebakaran tersebut baru bisa dikendalikan setelah 5 unit mobil Damkar dan Mobil Water Canon milik  Polres Blitar Kota dikerahkan untuk memadamkan api.

Menurut ketua RW II Kelurahan Sukorejo Kota Blitar Djuani (51), dirinya setelah mengetahui kobaran  api yang membumbung tinggi di Klenteng Poo An Kiong langsung melakukan pemadaman dengan alat seadanya yang dibantu penghuni Klenteng dengan alat pendam yang ada di ruang Klentèng.

"Setelah saya melihat kobaran api saya dan warga juga penghuni Klentèng berusaha memadamkan api yang membesar, kami hanya berusaha agar api tidak meluas di pemukiman warga RW II, karena padatnya perumahan," kata Djuani dengan baju yang basah  kuyup pada wartawan..

Sementara mobil Water Canon Polres Blitar Kota melakukan pemadaman awal di sisi luar Klenteng karena tidak bisa masuk lokasi.

"Mobil Polisi (Water Canon) datang duluan dengan menyemprotkan ke dalam klenteng tapi di sisi klentengnya karena tidak bisa masuk di Area Klenteng." Kata Sulistanto (40) warga setempat.

Selang beberapa jam api di ruang Altar dan dua ruangan besar Klenteng bisa dikendalikan, setelah 5 mobil Damkar dan mobil Water Canon, namun api belum bisa punah seluruhnya, sedang isi altar Klenteng ludes terbakar, sampai atap.

Untuk diketahui Klenteng Poo An Kiong merupakan tempat Ibadah para pemeluk Agama Budha dengan bangunan tiga gedung ke belakang yang terdiri dari 3 gedung deret kebelakang sepanjang sekitar 75 Meter. Ada keunikan tersendiri dalam kebakaran itu, bahwa seluruh Altar persembahyangan juga puluhan patung yang berdiri tegak di Altar sembahyang ludes terbakar, hanya tersisa meja altar yang terbuat dari kayu Jati tidak ikut terbakar.

Salah satu pengurus Klenteng Poo An Kiong Aliek (66) mengaku dirinya tiba di Klenteng pukul 15.45, dan menurutnya api sudah membesar. "Saya menerima laporan kebakaran ini saya langsung menuju Klenteng, api sudah besar," kata laki laki dengan sedih.

Sementara Kapolres Blitar AKBP Dr Yudhi Hery Setyawan S.IK.M.Si menjelaskan pada awartawan di TKP, pihaknya masih melakukan pendataan baik asal usul api, juga memeriksa saksi saksi, dan sudah koordinasi dengan Labfor Polda Jawa Timur.

 

"Untuk asal usul api belum bisa kita ketahui, maka kami langsung koordinasi dengan Labfor Polda, dan setelah itu kita lakukan Proses olah TKP, mengenai asal usul kebakaran, kita jangan berandai andai asal usul api, selain dari Reskrim sudah melakukan pemeriksaan awal saksi saksi, untuk korban jiwa sementara belum ada laporan, semoga tidak ada. Memang api sementara bisa kita kendalikan sekitar 4 jam, kita masih melakukan penyemprotan di seluruh ruangan dalam Klenteng termasuk tiga atap besar klenteng, " papar Kapolres Blitar Kota.

Sementara TKP Klenteng Poo An Kiong sudah diberi garis polisi untuk memudahkan dalam olah TKP dari Team Labfor Polda Jawa Timur. Les

Berita Terbaru

Laporan Dugaan Pungli Kepala Desa Brengkok Brondong Resmi Diterima Kejari Lamongan

Laporan Dugaan Pungli Kepala Desa Brengkok Brondong Resmi Diterima Kejari Lamongan

Kamis, 06 Agu 2026 21:19 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 21:19 WIB

SURABAYA PAGI, Lamongan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan secara resmi menerima laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret Kepala D…

Cari Figur Berintegritas, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

Cari Figur Berintegritas, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

Kamis, 06 Agu 2026 20:38 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membuka pendaftaran seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota…

Posyandu Keluarga Mawar 3 Desa Dukuhsari Jabon Raih Juara Harapan 1 Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Jawa Timur 2026

Posyandu Keluarga Mawar 3 Desa Dukuhsari Jabon Raih Juara Harapan 1 Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Jawa Timur 2026

Kamis, 06 Agu 2026 20:33 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Kabar membanggakan datang dari dunia kesehatan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Posyandu Keluarga Mawar 3 yang terletak di Desa D…

Sidang Praperadilan terhadap Kapolda Jatim, atas Dugaan Salah Tahan Pimred Surabaya Pagi Raditya M. Khadaffi

Sidang Praperadilan terhadap Kapolda Jatim, atas Dugaan Salah Tahan Pimred Surabaya Pagi Raditya M. Khadaffi

Kamis, 06 Agu 2026 20:13 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 20:13 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya: Sidang Praperadilan terhadap Kapolda Jatim atas dugaan salah tahan Pimred Raditya M. Khadaffi digelar di Pengadilan Negeri Surabaya,…

Jadi Otak Mark Up Tunjangan Perumahan Dewan Rp 3,6 M, Eks Ketua DPRD Ponorogo Sunarto Ditahan

Jadi Otak Mark Up Tunjangan Perumahan Dewan Rp 3,6 M, Eks Ketua DPRD Ponorogo Sunarto Ditahan

Kamis, 06 Agu 2026 19:07 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 19:07 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo resmi menahan mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024 yang kini masih menjabat anggota DPRD p…

Sidang Maidi : JPU KPK Dalami Kedekatan Maidi dengan Pemilik Butik, ATM dan Panggilan "Bu Nyai" Jadi Perhatian 

Sidang Maidi : JPU KPK Dalami Kedekatan Maidi dengan Pemilik Butik, ATM dan Panggilan "Bu Nyai" Jadi Perhatian 

Kamis, 06 Agu 2026 18:26 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 18:26 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sejumlah fakta kedekatan hubungan terdakwa Wali Kota Mad…