Wali Kota Kediri Berikan Arahan Dalam Bincang Solutif Prodamas Plus Tahun 2021

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kota Kediri menggelar Bincang Solutif Prodamas Plus Tahun 2021, Senin (22/11) malam. 
Pemerintah Kota Kediri menggelar Bincang Solutif Prodamas Plus Tahun 2021, Senin (22/11) malam. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Tahun ini merupakan tonggak pertama terlaksananya salah satu program unggulan di Kota Kediri yakni Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) Plus. Dalam pelaksanaan Prodamas Plus ini ada beberapa tantangan. Seperti perubahan mekanisme dari swakelola tipe satu menjadi swakelola tipe empat yang dilaksanakan masyarakat, keharusan penggunaan SIPD untuk penganggaran yang menyesuaikan aturan pemerintah pusat, pelaksanaan di tengah pembatasan akibat pandemi Covid-19, refocusing anggaran hingga pertama kalinya dilaksanakan sepenuhnya oleh masyarakat atau Pokmas.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemerintah Kota Kediri menggelar Bincang Solutif Prodamas Plus Tahun 2021, Senin (22/11) malam. Bertempat di Gedung Serbaguna Kelurahan Tosaren, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berbincang dengan kelompok masyarakat se-Kecamatan Pesantren. Diskusi bersama Wali Kota Kediri ini untuk mencari solusi apabila ada kendala dalam pelaksanaan Prodamas Plus tahun 2021. Bincang solutif ini turut menghadirkan Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Asisten, Kepala OPD, Camat Pesantren, lurah se-Kecamatan Pesantren, perwakilan aparat penegak hukum pendamping Prodamas, tim leader, tim ahli dan tenaga fasilitator lapangan (TFL).

 

Bincang solutif ini dirasa penting karena komunikasi menjadi bagian terpenting dari pelaksanaan Prodamas Plus. Komunikasi yang baik antar semua elemen harus dibangun dengan baik mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Tanpa adanya komunikasi yang baik, Prodamas Plus tidak akan bisa berjalan dengan baik. “Di sini nanti kita coba sampaikan pikiran-pikiran kita. Kalau kita lihat Prodamas Plus ini harus banyak komunikasi dari seluruh pihak yang terkait. Tidak bisa komunikasi ini ditinggalkan. Kalau ini ditinggalkan pasti akan banyak permasalahan. Maka dari itu saya minta tolong untuk menjaga komunikasi dengan baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini ada beberapa arahan yang diberikan Wali Kota Kediri dalam pelaksanaan Prodamas Plus tahun 2021. Pertama, Pokmas harus paham dan berpedoman pada Perwali Kota Kediri Nomor 23 tahun 2020 tentang pedoman teknis pelaksanaan Prodamas Plus. Kedua, harus berhati-hati dalam mengelola anggaran Prodamas Plus. Ketiga, memperhatikan kesesuaian volume pekerjaan dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang ada dan untuk infrastruktur perhatikan pula nilai kebermanfaatan sekaligus nilai estetika. Keempat, pembagian bansos sesuai data penerima resmi yang ada. Kelima, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang telah mendapat bantuan prodamas, harus dimaksimalkan penggunaannya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Keenam, Kampung KEREN harus menjadi kampung yang benar-benar independen, kreatif dan bernilai ekonomis. Ketujuh, Prodamas Plus telah terbukti keberhasilannya dan diakui secara nasional sebagai program yang mampu meningkatkan keberdayaan masyarakat, sehingga harus berkelanjutan.

“Prodamas ini adalah milik kita bersama. Ekspektasi warga terhadap Prodamas Plus ini baik sekali. Mari kita kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh sehingga banyak hasil baik yang bisa dituai oleh masyarakat. Jangan sampai kita memberikan hasil yang buruk untuk masyarakat,” pungkasnya. kominfo

Berita Terbaru

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…