Pemkot Mojokerto Bekali Pelatihan Manajemen Keuangan Peserta Inkubasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Diskopukmperindag Kota Mojokerto menggelar pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro, Kamis (2/12/2021) pagi. SP/Dwy AS
Diskopukmperindag Kota Mojokerto menggelar pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro, Kamis (2/12/2021) pagi. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Diskopukmperindag Kota Mojokerto menggelar pelatihan manajemen keuangan bagi pelaku usaha mikro, Kamis (2/12/2021) pagi.

Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya menyampaikan, pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 1 hingga 2 Desember 2021 di ruang Sabha Mandala Madya Pemkot Mojokerto.

"Pelatihan ini diikuti oleh 82 orang yang terdiri dari 64 peserta dan 18 pendamping inkubasi wirausaha. Narasumbernya berasal dari Universitas Hayam Wuruk, yakni Dr. Luciana Spica Almilia, Dian Oktarina dan Nurul Mustafida," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ada perwakilan dari 8 bidang inkubasi wirausaha yang mengikuti pelatihan kali ini antara lain minuman kopi coklat, bakery, jajanan tradisional beras, frozen food, abon lele, sablon, printing, daur ulang serta kanvas tas goni.

"Maksud dan tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) kelompok inkubasi wirausaha. Yang diajarkan meliputi perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) hingga pembuatan laporan keuangan secara sederhana," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, saat ini peserta akan dilatih perhitungan HPP. Kalau sebelumnya dilatih ilmu untuk memproduksinya, sekarang dilengkapi bekal ilmu bagaimana menghitung agar tidak rugi dalam menjalankan roda usahanya.

"Kalau harga jualnya terlalu murah, pasti rugi, kerja bakti namanya. Kalau terlalu mahal tidak laku karena ada pesaing-pesaing yang lainnya. Harganya bersaing, juga dihitung sedemikian rupa. Ini ada ilmunya, namanya manajemen keuangan. Berapa nilai dari setiap yang dikorbankan termasuk tenaganya meskipun hanya tenaga. Kerja dari pagi hingga malam masa tidak ada bayarannya," terang Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, pelatihan ini diberikan agar peserta inkubasi wirausaha siap menjadi pengusaha atau membuka wirausaha baru. Tak hanya pelatihan ini saja, namun beberapa bulan ke depan mereka juga akan didampingi agar produksinya layak untuk dipasarkan.

"Layak untuk kami support dan kami promosikan menjadi produk-produk unggulan kota Mojokerto. Contohnya, bulan yang lalu ada event Apeksi, Apeksi itu Asosiasinya Wali Kota Se-Indonesia. Kami mendirikan 2 both atau stand," ungkapnya.

Ia menambahkan,  yang diberangkatkan di Apeksi adalah produk unggulan Kota Mojokerto, seperti alas kaki, batik, onde-onde dan juga makanan kering yang sudah dikemas. 

"Kemarin produk-produk kita laris manis, termasuk alas kaki dengan model vintage dari jaman puluhan tahun lalu sampai sekarang masih eksis, itu harganya cuma Rp 100 ribu. Semua sudah dipajang, berbagai warna dan ukuran, namun belum tentu cocok antara warna dan ukurannya. Maka jika ada permintaan, dalam waktu satu jam kami sanggup buatkan di tempat," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di wilayah Sedati dan sekitarnya, pembangunan RSUD Sedati…

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Kakek 81 Tahun di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Bambu

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jumat 25 September 2026 sekitar pukul 10.00, warga desa Tuwuhrejo Kec.Kesamben Kab.Blitarvdi kejutkan temuan Mi 81 seorang Kakek…

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Peringati HKGB ke-74, Kapolres Blitar Ikuti Lomba UMKM hingga Gelar Olah Raga

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polres Blitar bersama Bhayangkari menggelar…

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…