Jelang Nataru, Operasi Pasar tak Efektif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Operasi pasar di wilayah Asemrowo, kemarin. SP/Semmy
Operasi pasar di wilayah Asemrowo, kemarin. SP/Semmy

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jelang akhir tahun, dua momen penting yakni natal dan tahun baru (nataru) selalu dinanti masyarakat, tak terkecuali pedagang. Karena nataru diangkap sebagai momen mendulang pundi-pundi ekonomi.

Saban waktu, di akhir tahun, harga barang dan sembako selalu naik. Bahkan data dari Kementrian Perdagangan, tahun 2020 lalu, harga daging sapi segar yang semula Rp120 ribu per kilogram naik menjadi Rp130 ribu per kg, telur dari Rp20 ribu menjadi Rp26 ribu per kg.

Begitu juga dengan daging ayam potong yang pada pekan lalu di harga Rp28 ribu menjadi Rp34 ribu per kg. Kenaikan ini terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, tak terkecuali Surabaya.

Antisipasi lonjakan kembali berulang, pemerintah kota Surabaya sejak awal Desember lalu telah melalukan operasi pasar.

Bahkan pemkot Surabaya melalui dinas perdagangan telah menetapkan harga standar sembako di sejumlah pasar.

Untuk harga kebutuhan pokok yang dijual pada kegiatan operasi pasar jelang nataru, diantaranya adalah cabai rawit Rp4.500 per ons, bawang putih Rp12.500 per setengah kilogram, bawang merah Rp 8.000 per setengah kg, minyak goreng Rp17.500 per liter, gula pasir Rp11.600 per 1 kg, telur ayam Rp18.500 per 1 kg, dan beras palur Rp45.500 per 5 kg.

Khusus untuk minyak goreng, disdag Surabaya berupaya menekan harga seminimal mungkin. Mengingat, saat ini harga minyak goreng yang dijual telah menyentuh angka Rp18.500 per liter.

Kendati telah dilakukan operasi pasar serta penyeragaman harga jelang nataru, nyatanya upaya tersebut dinilai tak cukup.

Adalah pakar ekonomi dan bisnis Universitas Brawijaya Malang Iswan Noor menjelaskan, operasi pasar dan penyeragaman harga akan efektif ketika berada dalam kondisi normal.

Namun saat ini, Indonesia tengah menghadapi bahaya pandemi covid-19. Ditambah lagi, kebijakan pemerintah yang akan memberlakukan PPKM level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

"Kalau hanya operasi pasar, saya kira masih kurang. Perlu ada kebijakan yang mengatur soal penimbunan barang. Karena akan berpengaruh sekali mas. Kalau tidak diatur, dan terjadi penimbunan, awal tahun 2022 bisa saja inflasi," kata Iswan Noor kepada Surabaya Pagi, Minggu (05/11/2021).

Penimbunan barang dan sembako dinilainya akan sangat besar terjadi. Ia pun mengingatkan kembali di tahun 2020, sempat terjadi pembelian barang secara masal oleh masyarakat. Situasi ini kemudian dikenal dengan istilah punic buying.

Sebagai informasi panic buying adalah pembelian secara berlebihan atau penimbunan suatu barang karena didasari rasa panik dan takut berlebih. Tindakan membeli produk atau komoditas tertentu dalam jumlah besar ini karena ketakutan tiba-tiba akan kekurangan atau kenaikan harga pada barang tersebut.

"Karena psikologi konsumen itu selalu ingin aman. Karena ingin aman, ada langkah antisipasi. Caranya ya itu tadi dengan membeli barang sebagai stok selama beberapa minggu atau bulan," katanya.

"Kita lihat saja PPKM level 3 sebelum-sebelumnya, pusat penjualan seperti mall, pasar diatur jam-jamnya bahkan ada yang ditutup. Apalagi rumah makan, aturannya tidak boleh makan di tempat. Akhirnya banyak yang pilih tutup juga. Masyarakat tidak mau ambil resiko, jadi saya rasa punic buying bisa saja terulang lagi," katanya.

Oleh karenanya, ia menyarankan dua hal penting kepada pemerintah. Pertama adalah mengontrol stok barang dan sembako di pasar. Berikutnya adalah mengatur jumlah barang yang akan dibeli oleh masyarakat.

Tujuan mengontrol stok barang dan mengatur jumlah pembelian adalah untuk menekan adanya kelangkaan barang dan sembako selama nataru.

"Kalau ini tidak di atur, awal tahun kita bisa disambut dengan inflasi," pungkasnya. sem

Berita Terbaru

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 15 surabaya tak kalah menarik untuk di jadikan contoh oleh sekolah lain. MPLS…