Jelang Nataru, Kampung Tangguh Surabaya Diminta Diaktifkan Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satpam mengecek suhu seorang pengendara motor yang akan melawati salah satu kampung tangguh PPKM Mikro di Surabaya. SP/IST
Satpam mengecek suhu seorang pengendara motor yang akan melawati salah satu kampung tangguh PPKM Mikro di Surabaya. SP/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Menjelang perayaan Hari Raya Natal dan tahun baru 2022, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya diminta kembali mengaktifkan Satgas COVID-19 Kampung Tangguh.

Sekretaris Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Surabaya Akmarawita Kadir mengatakan, meski penerapan PPKM Level 3 secara Nasional dibatalkan, namun menjelang Natal dan tahun baru 2022, pengawasan protokol kesehatan di masyarakat harus tetap ditegakkan secara disiplin tinggi.

“Kami minta Satgas COVID-19 Kampung Tangguh diaktifkan lagi untuk pengawasan prokes,” kata Akmarawita Kadir, Selasa (14/12).

Akmarawita menilai saat ini sudah banyak kelonggaran prokes, sehingga dikhawatirkan bisa memicu terjadinya gelombang ketiga COVID-19.

Menurut dia, supaya tidak ada kejadian seperti tahun lalu, maka pihaknya menekankan pentingnya Satgas COVID-19 Kampung Tangguh.

Selain itu, lanjut dia, pengetatan prokes juga untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi pelajar SD dan SMP di Kota Surabaya yang rencananya dimulai pada tahun depan. 

“Ini kan juga PTM mau buka tahun depan. Jangan sampai kemudian ada kluster baru terus membuat PTM terganggu. Kasihan juga mereka sudah lama  belajar daring,” katanya.

Begitu juga tempat rekreasi dan hiburan umum (RHU) yang masih buka dengan kapasitas pengunjung 75 persen, Akmarawita  menekankan protokol kesehatan tetap diperketat agar tidak terjadi kluster baru. 

Pengetatan prokes di tempat hiburan, lanjut dia, bisa dilakukan dengan penempatan petugas dan berbagai langkah antisipatif lainnya seperti menggunakan masker dan aplikasi peduli lindungi. 

“Dari masyarakat juga harus ada kesadaran supaya tidak berkerumun dan selalu mengenakan masker serta mencuci tangan. Pengusaha pun begitu, harus sadar jangan sampai menimbulkan kerumunan,” katanya.sb5/na

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…