Lantik 1500 Pejabat Eselon, Gubernur Khofifah Minta OPD Bangun Sinergi di Lingkungan Birokrasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator serta pengawas eselon 3 dan 4 Pemprov Jatim secara hybrid dari Gedung Negara Grahadi, Selasa (28/12/2021). Sp/Arlana
Proses pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator serta pengawas eselon 3 dan 4 Pemprov Jatim secara hybrid dari Gedung Negara Grahadi, Selasa (28/12/2021). Sp/Arlana

i

SurabayaPagi, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengambil sumpah dan melantik total 1500 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator serta pengawas eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemprov Jatim. Acara pelantikan berlangsung hybrid dari Gedung Negara Grahadi, Selasa (28/12/2021).
 
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim Nomor 821.2/6556/204/2021 tentang pengangkatan dalam jabatan tanggal 28 Desember 2021. Gubernur Jatim mengangkat  Dr drg Florentina Justandari sebagai Kepala Bagian Sumber Daya Manusia RSUD Dr Soetomo. 
 
Kemudian Keputusan Gubernur Jatim Nomor 821.2/6557/204/2021 tentang pengangkatan dalam jabatan, Gubernur Khofifah mengangkat Deddy Haryono sebagai Kepala Bagian Sub Protokol Acara pada Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jatim. Pada kesempatan tersebut Khofifah mengutarakan tagline Optimistis Jatim Bangkit.
 
"Ada optimisme dan semangat yang tetap harus kita bangun ada sinergi yang harus kita maksimalkan," ucapnya.
 
Gubernur juga meminta agar seluruh OPD membangun sinergi internal maupun eksternal lingkungan birokrasi baik secara vertikal maupun horizontal. 
 
"Vertikal ke atas dan ke bawah, secara horizontal dengan berbagai instansi vertikal baik itu TNI, Polri maupun BUMN dan lembaga-lembaga lainnya. Juga yang tidak kalah penting adalah bagaimana membangun komunikasi efektif dengan DPRD Provinsi Jawa Timur," tambahnya. 
 
Khofifah menambahkan, terdapat 11 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang terus akan menjadi standar capaian dari kinerja seluruh birokrat.
 
"Dari 11 IKU maka ada di dalam diri saudara sekalian yang ada di jabatan administrator maupun pengawas semua akan menjadi satu kesatuan dari capaian-capaian target yang pernah kita sepakati  bersama DPRD Provinsi Jatim lewat RPJMD kita," imbaunya. 
 
Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono selaku pembina kepegawaian menambahkan, bahwa hari ini Gubernur Khofifah melantik 1500 pejabat terdiri dari eselon 3 dan 4. Beberapa peserta mengikuti pelantikan di kantor masing-masing.
 
"Dari 11 IKU maka ada di dalam diri saudara sekalian yang ada di jabatan administrator maupun pengawas semua akan menjadi satu kesatuan dari capaian-capaian target yang pernah kita sepakati  bersama DPRD Provinsi Jatim lewat RPJMD kita," imbaunya. 
 
Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono selaku pembina kepegawaian menambahkan, bahwa hari ini Gubernur Khofifah melantik 1500 pejabat terdiri dari eselon 3 dan 4. Beberapa peserta mengikuti pelantikan di kantor masing-masing.
 
"Insya Allah penuh," tandasnya.
 
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Indah Wahyuni juga menjelaskan, pejabat eselon 4 setelah pelantikan akan dikukuhkan kembali karena ada peralihan dari beberapa eselon 4 menjadi pejabat fungsional. 
 
"Nah itu yang pejabat eselon 4 yang dikukuhkan menjadi fungsional itu adalah ada di dinas badan begitu juga dengan Kasubbag TU di SMA/SMK dan SLB seluruh Jatim. Ini yang paling banyak," ucap Indah. 
 
Namun sebelum pengukuhan, Pemprov Jatim harus mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari Kementerian Dalam Negeri maupun Menpan-RB. 
 
"Dan kami sedang berproses kenapa kita harus melakukan pelantikan terlebih dahulu ada dengan jabatan-jabatan yang kosong karena yang difungsionalkan adalah pejabatnya. Setelah ada pejabatnya, baru nama-nama itu disesuaikan dikukuhkan dengan jabatan fungsionalnya. Tidak hilang yang eselon 4 karena fungsional tapi dia juga diberi jabatan sebagai sub koordinator. Total yang dikukuhkan sekitar 1.200 karena di luar UPT. Jadi yang dikukuhkan termasuk eselon 3 yang di biro-biro," ujar Indah. By
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…