Disanggong 24 Jam, Pengedar Narkoba Ditangkap BNNK Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
ST, pelaku pengedar narkoba dihadirkan saat rilis. SP/Hadi Lestariono
ST, pelaku pengedar narkoba dihadirkan saat rilis. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Hanya butuh waktu 24 jam seorang laki laki berusia 34 warga Desa Kaligrènjèng Kecamatan Wonotirto Kab.Blitar ini harus pasrah saat dibekuk di rumahnya oleh petugas BNNK Kab.Blitar pukul.22.30.

Ditangkapnya ST (34) yang mengaku sebagai nelayan ini tidak bisa berkutik ketika petugas BNNK mendapatkan serbuk serbuk putih yang disimpan dalam kamarnya sebanyak 12 klip Plastik, timbangan digital Merk Marlboro, satu Buah HP dan dua alat penghisap (Bong) yang masih baru.

Menurut Bagus Hari Cahyono SE selaku Kepala BNNK Kab Blitar dalam keteranganya saat release nya (Senin 31/1) siang, ditangkapnya St pada 21 Januari lalu, setelah pihaknya menerima informasi bahwa disekitar rumah tersangka sering didatangi orang orang yang tidak dikenal warga sekitar, selain itu informasi, bahwa pemilik rumah (tersangka ST) sering tawarkan Sabu ke warga sekitar dengan dalih untuk menjaga tubuh (stamina) untuk mencari ikan.

"Atas informasi itu kita tindak lanjuti, dan ternyata benar bahwa ST menjajakan sabu, dengan koordinasi dengan Polsek setempat (Wonotirto) St berhasil kita tangkap di rumahnya malam itu dan dari tangan tersangka kita amankan 12 kantong klip plastik, setelah kita timbang yang disaksikan tersangka, 12 Klip plastik itu semuanya dengan berat 49. 95 gram Sabu sabu, termasuk BB lainya." Terang Bagus Hari Cahyono, sambil menunjukan Barang bukti.

Sedang ST mengakui barang haram itu diperoleh dari seseorang bernama S yang kini masih dalam pengejaran pihak BNNK, sedang cara penjualan,St dengan cara sistem Ranjau.

"Saya membeli dari S pak, dan saya jual dengan cara tanpa mengetahui pembelinya, hanya saya pesan di tempat yang saya tunjukan lewat Hp pak, untuk bayarnya dengan diletakkan di tempat barang sambil saya awasi." Tutur St dengan wajah yang tertutup topeng itu.

"Guna menindaklanjuti proses hukum terhadap ST, kita jerat pasal 114 ayat ke 2 jo pasal 112 ayat ke 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman minimal 15 tahun penjara, sedang barang bukti yang kita amankan untuk proses hukum lebih lanjut," pungkas Bagus, mengakhiri Releasenya. Les

Berita Terbaru

Sebelas Kali Banjir Bakal Ancam Kabupaten Malang Jelang Musim Hujan 2026

Sebelas Kali Banjir Bakal Ancam Kabupaten Malang Jelang Musim Hujan 2026

Rabu, 04 Nov 2026 11:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sejak Januari hingga November, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat 11 kali di tujuh kecamatan…

Perkuat Birokrasi Profesional, Pemkab Ponorogo Perkuat Manajemen Talenta dan Disiplin ASN

Perkuat Birokrasi Profesional, Pemkab Ponorogo Perkuat Manajemen Talenta dan Disiplin ASN

Rabu, 04 Nov 2026 11:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melalui agenda Penguatan Manajemen Talenta dan Pembinaan Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) 2026, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Waspada Masuki Penghujan, Jalur Trenggalek-Ponorogo KM 16-20 Rawan Longsor

Waspada Masuki Penghujan, Jalur Trenggalek-Ponorogo KM 16-20 Rawan Longsor

Rabu, 04 Nov 2026 11:19 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Memasuki musim penghujan dengan prakiraan curah hujan tinggi, BPBD Trenggalek mengingatkan pengendara yang lewat KM 16-20…

Jelang Nataru, Pelabuhan Jangkar Situbondo Jadi Alternatif Ketapang-Gilimanuk

Jelang Nataru, Pelabuhan Jangkar Situbondo Jadi Alternatif Ketapang-Gilimanuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:59 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menjelang momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pelabuhan Jangkar di Kabupaten Situbondo, akan disiapkan menjadi…

‎Penurunan Anggaran Bansos Jadi Catatan Fraksi DPRD dalam RAPBD 2027‎

‎Penurunan Anggaran Bansos Jadi Catatan Fraksi DPRD dalam RAPBD 2027‎

Rabu, 04 Nov 2026 10:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Madiun 2027 mengalami p…

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Diskotek, Pengelola Wajib Sediakan Fasilitas Penanganan Pengunjung Mabuk

Rabu, 04 Nov 2026 10:27 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap tempat Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU), khususnya diskotek dan…