Komisi III Usulkan Dua Solusi untuk Mengatasi Minimnya Anggaran Infrastruktur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H Moh Syafi' AM, SH. SP/Grs
H Moh Syafi' AM, SH. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Komisi III DPRD Gresik menyarankan kepada pemkab setempat untuk melakukan pinjaman daerah atau dengan cara money follow program (uang mengikuti program) sebagai solusi pembiayaan pembangunan infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik.

Solusi itu disampaikan anggota komisi III Moh Syafi' AM setelah memperhatikan semakin menurunnya anggaran untuk pembangunan infrastruktur terutama pada perbaikan jalan dan jembatan. Penurunan ini sudah terjadi sejak APBD 2018. Meski sempat naik pada APBD 2019.

"Pada tahun anggaran 2020 turun menjadi Rp 139 miliar. Pada 2021 turun lagi menjadi Rp 124 miliar dan pada 2022 ini kembali turun menjadi Rp 106 miliar,” ujar politisi senior PKB tersebut.

Menurut dia, jika anggaran terus menurun bisa dipastikan kerusakan jalan akan semakin meningkat. Untuk itu perlu ada solusi cepat agar pembangunan bisa ditingkatkan. “Kami pernah studi banding ke Sragen. Mereka memilih melakukan pinjaman daerah untuk mempercepat pembangunan,” ungkap dia.

Dengan melakukan pinjaman daerah, maka pemerintah akan dipaksa untuk fokus pada program infrastruktur. Karena setiap tahun harus mengembalikan pinjaman tersebut. “DPU sudah punya perkiraan kebutuhan untuk pembangunan. Pada satu tahun anggaran bisa diselesaikan dengan pinjaman. Maka tahun berikutnya tinggal membayar,” katanya.

Namun, lanjut dia, jika pemerintah enggan melakukan pinjaman maka bisa dengan cara money follow program. Yakni, anggaran harus mengikuti program yang sudah disiapkan DPU. “Dengan cara ini, maka dinas lainnya anggarannya menjadi kecil karena diarahkan secara penuh untuk pembangunan,” terangnya.

Dikatakan, selama ini pemerintah masih menggunakan sistem anggaran bagi rata antar dinas. Sehingga pembangunan tidak bisa maksimal. “Selama masih sistem bagito atau bagi roto maka pembangunan tidak akan pernah tuntas. Ini yang harus menjadi evaluasi,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kabid Bina Marga DPU Gresik Eddy Pancoro mengakui memang anggaran yang diterimanya terus menurun setiap tahun. Menurut dia, untuk memaksimalkan pembangunan jalan dan jembatan memang dibutuhkan anggaran antara Rp 300 miliar hingga Rp 400 miliar setiap tahun.

“Dengan anggaran terbatas kami saat ini fokus pada penanganan jalan yang rusak parah. Kami sudah klasifikasikan kondisi jalan milik kabupaten sepanjang 512 km,” ungkapnya. 

 

Berita Terbaru

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…