SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bertempat di wisata Wego, Desa Deket Agung Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, ratusan pemuda dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur mengikuti Diklatsar Barisan Reaksi Cepat (Baret) Rescue Garda Pemuda NasDem (GPND) Jatim, dan melakukan simulasi penyelamatan bencan banjir Jumat (11/3/2022).
Diklatsar pertama ini langsung dihadiri dan dibuka oleh Ketua Umum Garda Pemuda NasDem, Prananda Surya Paloh, dan dihadiri ketua dan jajaran pengurus NasDem Tingkat 1 Jawa Timur, dan Pengurus DPD II Kabupaten Lamongan.
Para pemuda ini akan mengikuti Diklatsar selama 10 hari, dan akan mendapatkan bimbingan dan gemblengan dari Basarnas, BPBD, Orari, TNI/polri hingga PMI. "Partai NasDem tidak hanya berkutat sama politik saja, tapi juga bekerja sosial. Kerja-kerja politik juga kerja-kerja kemanusiaan. Ini adalah orang pilihan karena mendarmabaktikan kepada bangsa dan negara," kata Prananda panggilan akrab Ketua Umum Garda Pemuda NasDem.
Disebutkannya, peserta diklatsar telah menunjukkan militansi, dan semangat pantang menyerah. "Bolehlah kita bangga disini, ada pemuda-pemuda yang siap melayani warga Jawa Timur, dan bangsa Indonesia," terangnya.
Pria yang juga menjabat sebagai ketua Koordinatar Bappilu DPP Partai NasDem ini menegaskan, Partai NasDem mempunyai kewajiban memberikan kontribusi sosial. Bukan hanya hak parpol saja, tetapi kewajiban parpol adalah meringankan beban masyarakat.
Pihaknya juga telah siap mengulurkan tangan bagi siapapun yang membutuhkan. NasDem ingin memberikan kesan dan ingin meringankan beban masyarakat.
"Maka, disini dilahirkanlah para pejuang kemanusiaan. Dan disini kita mulai aktifkan dan perbesar gerakan sosial. Pada dasarnya bangsa kita ini mempunyai semangat gotong royong, tingkat persaudaraan, ini yang tidak boleh kita lupakan," imbuh Prananda.
Bahkan, putra dari pendiri Partai NasDem Surya Paloh ini menegaskan untuk tidak lupa sila ke lima Pancasila yakni, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. "Dari gerakan kecil ini paling tidak kita sudah berani membuat apa yang menjadi jargon NasDem yakni Gerakan Perubahan," jelasnya.
Pihaknya juga akan melakukan kegiatan diklatsar serupa di seluruh Provinsi di Indonesia. "Kita akan buat diklatsar serupa secara Nasional. Kita mulai dari Jawa Timur," jelasnya.
Sementara itu, dalam Diklatsar pertama di Indonesia yang dimulai dari Jawa Timur ini juga, telah dilakukan simulasi penanganan bencana banjir. Dalam simulasi itu, ditunjukan ketangkasan bagaimana cara menyelamatkan para korban banjir, yang dilengkapi dengan ambulance.
Terlihat pula mobil bantuan logistik hingga perahu karet untuk menyelamatkan warga. Disamping itu, Baret Rescue NasDem mendirikan tenda dan dapur darurat dan dapur umum.
Di dalamnya, petugas medis membawa korban akibat terjangan banjir, untuk mendapat perawatan. Di sekitar tenda evakuasi, sejumlah relawan mengoperasikan perangkat radio komunikasi. Saat itu juga, perbagai laporan disampaikan, baik tentang kondisi desa, termasuk para korban luka dan meninggal, yang butuh penanganan secepatnya.jir
Editor : Moch Ilham