45 SPPG Ditemukan Bermasalah, Satgas MBG Pamekasan Bakal Tegas Beri Teguran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satgas MBG dan Badan Gizi Nasional menggelar rapat bersama di Pamekasan membahas temuan hasil pemantauan kelayakan dapur MBG. SP/ PMK
Satgas MBG dan Badan Gizi Nasional menggelar rapat bersama di Pamekasan membahas temuan hasil pemantauan kelayakan dapur MBG. SP/ PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Dalam rangka memastikan kelayakan dan kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Tugas (Satgas) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, bakal menindak tegas apabila ditemukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya yang bermasalah, terkait pola penyajian menu yang kurang hati-hati, sehingga membahayakan siswa-siswi.

Meski demikian, setelah dilakukan pemantauan, Satgas MBG Pamekasan telah menemukan sebanyak 45 dari total 117 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya yang bermasalah. Untuk jenis persoalan pada 45 SPPG itu antara lain berupa tempat masak atau dapur yang kotor dan belum memenuhi standar yang telah ditetapkan BGN.

"Ini sesuai dengan hasil pemantauan bersama yang kami lakukan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dalam sepekan terakhir ini. Karena itu terkait temuan pekerja SPPG yang kurang bagus ini, BGN merekomendasikan agar pengelola memberikan pelatihan teknis tentang cara menyajikan dan memasak menu makanan," jelasnya, Jumat (17/04/2026).

Selain itu, kata dia, satgas juga menemukan pengelola SPPG banyak menggunakan juru masak yang berkinerja kurang baik. Oleh karenanya, Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan menjelaskan jika Satgas MBG dan BGN telah memberikan teguran langsung kepada pengelola 45 SPPG yang bermasalah tersebut. "Intinya, kami meminta agar pengelola SPPG harus terus meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik. Untuk dapur yang bermasalah tersebut, harus segera memenuhi standar dari BGN," katanya.

Sedangkan utnuk persoalan lain yang juga terjadi di Pamekasan pada Program MBG, lanjut dia, adanya SPPG yang belum memiliki IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Di Pamekasan ada dua SPPG yang belum memiliki IPAL, yakni SPPG di Desa Murtajih dan Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. Dan nantinya, nagi SPPG yang belum memiliki IPAL tersebut, BGN telah menghentikan sementara operasional kedua SPPG tersebut dan akan diperkenankan untuk beroperasi lagi apabila IPAL sudah tersedia. pm-01/dsy

Berita Terbaru

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mendorong percepatan transformasi digital pelaku usaha m…

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang musim haji 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Tenaga Kesehatan Haji Kloter asal Kota Malang, memastikan telah…

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Demi menjaga keterbatasan stok dan menstabilkan harga minyak MinyaKita, kini Satgas Pangan Pasuruan mendistribusikan 9.600 liter…

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna agar para siswa lebih fokus untuk belajar, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Pamekasan, Jawa Timur melarang semua siswa…

Demi Tak Ganggu Aktivitas Warga, DLH Kota Surabaya Ubah Jadwal Angkut Sampah Jadi Malam Hari

Demi Tak Ganggu Aktivitas Warga, DLH Kota Surabaya Ubah Jadwal Angkut Sampah Jadi Malam Hari

Jumat, 17 Apr 2026 12:42 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya memperlancar proses pengiriman sampah dari TPS ke TPA Benowo agar tidak mengganggu aktivitas warga, kini Pemerintah…

Perkuat Kolaborasi dengan Pemkot Surabaya Dorong Gaya Hidup Aktif

Perkuat Kolaborasi dengan Pemkot Surabaya Dorong Gaya Hidup Aktif

Jumat, 17 Apr 2026 12:12 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI-SURABAYA : Surabaya kembali menjadi lokasi perhelatan ajang lari ISOPLUS, setelah sukses meninggalkan impresi positif pada pelaksanaan sebelumnya.…