Track Record Calon Sekda Soal Hubungan Eksternal dan Anggaran Harus Baik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surokim Abdussalam
Surokim Abdussalam

i

SURABAYA - Seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur tahun 2022 kini memasuki hari terakhir seleksi assesment center di BKN Jakarta. Delapan kandidat mulai dikuliti kualitas dan track recordnya selama ini, agar pansel maupun Gubernur tidak salah pilih orang.


Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura Dr Surokim Abdussalam menilai jabatan Sekdaprov Jatim ke depan sangat strategis bukan hanya karena posisi Provinsi Jatim tergolong kelas A plus dalam hal birokrasi pemerintahan tapi Jatim juga menjadi barometer politik nasional. Sehingga kerap dihubungkan dengan kepentingan politik. Baik itu politik anggaran maupun politik elektoral, seperti Pilpres, Pileg maupun Pilkada. 


"Gubernur Khofifah selaku user Sekdaprov tentu punya kepentingan politik sehingga calon sekdaprov Jatim yang akan dipilih harus memiliki kelebihan plus plus yakni memiliki kecakapan manejerial birokrasi internal dan cakap membaca dinamika politik 2024," kata Surokim saat dikonfirmasi Kamis (17/3/2022).


Menurut Surokim, momentum 2024 tak bisa dipisahkan dalam seleksi calon Sekdaprov Jatim kali ini. Oleh karena itu calon Sekdaprov Jatim ke depan tidak cukup hanya mengandalkan kompetensi dan kapablitas belaka tetapi juga harus  memiliki relasi yang ada kaitan dengan kepentingan politik 2024 mendatang. “Selain mampu menjalankan visi misi Gubernur, juga mampu melakukan komunikasi yang baik dengan DPRD Jawa Timur,” tegas Surokim.

Track record para calon sekdaprov Jatim satu persatu harus dilihat pengalamannya selama ini. Tentunya ada kandidat yang pernah masuk tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Yang kerap bersinggungan dengan DPRD Jatim. Sehingga diketahui bagaimana cara kerjanya dulu. Kalau pernah membuat masalah atau kurang cakap dalam komunikasi dengan legislatif, tentunya calon tersebut sangat tidak layak untuk dijadikan Sekdaprov definitif.


"Rekam jejak birokrat yang baik, tidak pernah cacat dengan anggota dewan itu penting. Saya rasa calon eksternal dan internal yang clean secara politik akan lebih diuntungkan," dalih Dekan FISIB UTM ini.  


Pertimbangan lainnya, lanjut Surokim, senioritas dan lain-lain yang berkaitan dengan calon, tidak menjadi variabel determinan (penting) dalam merite system. Sebab yang lebih penting itu adalah kemampuan membangun relasi internal dan eksternal. 


"Dalam konteks 2024, sekda yang bisa membangun dan menjembatani relasi eksternal itu sangat penting. Sekda bukan hanya mampu manajerial internal birokrasi Pemprov tapi juga mampu membangun relasi dengan DPRD, Parpol maupun instansi lain yang selama ini menjadi penentu kontestasi," jelas Surokim.


"Dalam bahasa saya butuh Sekdaprov yang plus plus khususnya punya kemampuan mengawal dalam konteks politik 2024, karena itu akan menjadi pengaman bagi  Gubernur Jatim," imbuhnya.


Untuk diketahui, delapan nama calon sekdaprov yang lolos seleksi administrasi sudah dipublish. antara lain Adhy Karyono (Staf Ahli Mensos), Benny Sampirwanto (Asisten Setdaprov), Bobby Soemiarso (Kepala BPKAD Jatim), Indah Wahyuni (Kepala BKD Jatim), Jumadi (Kadis Kehutanan Jatim), M Yasin (Kepala Bappeda Jatim), Nurcholis (Kepala Dinas ESDM) dan M Shodiq Triwidyanto (Sekda Kab Ngawi).


"Yang lebih tahu siapa yang paling berpeluang tentu Gubernur sebagai user (pengguna). Kalau pemilu masih lama mungkin pertimbangan seperti itu tidak dianggap urgent tapi masa transisi itu sudah dekat sehingga Sekdaprov kali ini ya harus punya plus plus," kelakarnya. rko

Tag :

Berita Terbaru

DPD REI Komisariat Sidoarjo Santuni Seribu Yatim 

DPD REI Komisariat Sidoarjo Santuni Seribu Yatim 

Kamis, 05 Mar 2026 17:01 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 17:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Timur Komisariat Sidoarjo menggelar buka bersama dan berbagi kebahagiaan bersama 1000 anak…

Wali Kota Mojokerto Tegaskan Budaya RT Berseri Bukan Lomba, tetapi Gerakan Perubahan Perilaku

Wali Kota Mojokerto Tegaskan Budaya RT Berseri Bukan Lomba, tetapi Gerakan Perubahan Perilaku

Kamis, 05 Mar 2026 16:27 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa program Budaya RT Berseri yang dijalankan Pemerintah Kota Mojokerto bukanlah…

Bersinergi dengan PT Pos Indonesia, Pemkot Mojokerto Salurkan Bantuan bagi 1.077 Lansia Kurang Mampu

Bersinergi dengan PT Pos Indonesia, Pemkot Mojokerto Salurkan Bantuan bagi 1.077 Lansia Kurang Mampu

Kamis, 05 Mar 2026 16:25 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial. Bersinergi dengan PT Pos…

Praktisi Ungkap Lima indikator Korupsi Pengadaan, Pecah Paket Proyek Jadi Modus Lama

Praktisi Ungkap Lima indikator Korupsi Pengadaan, Pecah Paket Proyek Jadi Modus Lama

Kamis, 05 Mar 2026 14:58 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 14:58 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun – Praktik korupsi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah masih sering berawal dari proses yang tidak transparan. Praktisi pengadaan b…

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, PLN Sambung Listrik Serentak 350 Masyarakat Pra Sejahtera di Jatim

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, PLN Sambung Listrik Serentak 350 Masyarakat Pra Sejahtera di Jatim

Kamis, 05 Mar 2026 14:58 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 14:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tebar kebaikan di bulan Ramadan, PT PLN (Persero) lakukan penyalaan sambung baru listrik serentak 1.700 masyarakat pra sejahtera di…

Perkuat Pendidikan Usia Dini, Sampoerna Academy Grand Pakuwon Hadirkan ELC hingga Kindergarten

Perkuat Pendidikan Usia Dini, Sampoerna Academy Grand Pakuwon Hadirkan ELC hingga Kindergarten

Kamis, 05 Mar 2026 14:43 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 14:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sampoerna Academy Grand Pakuwon melengkapi jenjang pendidikannya dengan membuka kelas Early Learning Centre (ELC), Pre-Kindergarten, d…