Kamisan ke-18 di Madiun, Reformasi Polri Hanya Angan-Angan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi Kamisan Madiun kembali bersuara di depan Makam Pahlawan Kota Madiun, Kamis (26/2/2026).
Aksi Kamisan Madiun kembali bersuara di depan Makam Pahlawan Kota Madiun, Kamis (26/2/2026).

i

SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Di tengah suasana Ramadan, puluhan massa yang tergabung dalam Aksi Kamisan Madiun kembali bersuara di depan Makam Pahlawan Kota Madiun, Kamis (26/2/2026).

Pada Aksi Kamisan ke-18 ini, massa secara tegas menyoroti reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dinilai belum berjalan sesuai harapan masyarakat.

‎Koordinator Kamisan Madiun, Sadam Al Azari, menyampaikan bahwa reformasi Polri hingga kini masih sebatas wacana dan belum menunjukkan perubahan signifikan di lapangan.
‎
‎“Reformasi Polri bagi kami masih seperti angan-angan. Tidak ada tindak lanjut yang jelas, tidak ada itikad baik yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Sadam.
‎
‎Selain itu, Sadam juga menyinggung kasus kematian seorang anak berusia 14 tahun di Maluku yang menyeret aparat kepolisian. Ia menilai seberat apapun tuntutan atau hukuman terhadap terdakwa belum sepadan dengan hilangnya nyawa korban yang masih memiliki masa depan panjang.
‎
‎“Seberat apa pun tuntutan atau hukuman yang dijatuhkan, itu tidak akan sebanding dengan hilangnya satu nyawa anak. Ini bukan hanya soal individu, tetapi berdampak pada kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ujarnya.
‎

‎Ia menegaskan bahwa reformasi Polri tidak boleh berhenti pada rekomendasi semata, melainkan harus diwujudkan dalam langkah konkret dan menyeluruh.
‎Ia juga menolak penggunaan istilah “oknum” dalam setiap kasus pelanggaran hukum yang melibatkan aparat.
‎
‎“Jangan lagi menormalisasi kata oknum. Kalau ada aparat melakukan kejahatan atau kriminalitas, itu tanggung jawab institusi untuk berbenah. Tugas polisi seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat,” tegasnya.
‎
‎Dalam aksi tersebut, aksi kamisan Madiun mengusung tagline “Marhaban Ya Melawan”. Menurut Sadam, pesan tersebut menjadi refleksi bahwa bulan Ramadan bukan hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, tetapi juga momentum untuk menyuarakan keadilan.
‎
‎“Ramadan adalah bulan suci dan penuh ketenangan. Namun ketika ada ketidakadilan, menyuarakan kebenaran juga bagian dari ibadah. Bukan hanya salat, tarawih, dan puasa, tetapi juga keberanian menyuarakan suara rakyat,” pungkasnya.
‎
‎Aksi kamisan Madiun ke-18 berlangsung damai dengan pengawalan aparat kepolisian setempat. Massa membentangkan banner dan poster berisi kritikan terhadap Polri.mdn

Berita Terbaru

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sebanyak 252 dari 307 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, telah rampung dibangun, namun untuk…

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna menjamin perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial bagi pekerja migran serta keluarganya, DPRD dan Pemerintah Kabupaten…

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau mengakibatkan pasokan air menipis bahkan hingga krisis air bersih, salah satunya yang…