DPRD Kota Kediri Gelar Rapat Paripurna LKPJ Pemkot Kediri Tahun 2021

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat paripurna LKPJ Pemkot Kediri Tahun 2021 yang digelar di gedung DPRD Kota Kediri
Rapat paripurna LKPJ Pemkot Kediri Tahun 2021 yang digelar di gedung DPRD Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Hari ini Pemerintah Kota Kediri telah menyampaikan LKPJ tahun 2021 di Ruang Sidang DPRD Kota Kediri, Jum’at (18/3/2022). Penyampaian tersebut mengacu pada amanat undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, khususnya pasal 69 ayat 2 yang menjelaskan bahwa kepala daerah wajib menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD. 

Dalam laporanya, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit menyampaikan materi laporan di hadapan DPRD Kota Kediri. Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh unsur pimpinan yakni Ketua DPRD Kota Kediri, Gus Sunoto, dan dua Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Katino dan Dra. Firdaus. 

Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit menyampaikan bahwa materi yang dilaporakan pada DPRD hari ini adalah pertanggungjawaban terhadap implementasi perencanaan tahunan, yaitu rencana kerja pemerintah daerah tahun anggaran 2021.

Menurutnya, tahun 2021 merupakan tahun yang penuh tantangan dalam pelaksanaan pembangunan Kota Kediri, hal itu dikarenakan adanya pandemi Covid-19 sehingga banyak program dan kegiatan Pemkot Kediri yang harus ditunda dan anggarannya dialihkan untuk menangani pandemi Covid-19 dan PPKM Mikro. Adanya pengalihan anggaran ini, menurut Bagus Alit membuat Pemkot Kediri lebih memfokuskan anggaran tahun 2021 untuk memaksimalkan serapan anggaran agar dapat memutar roda perekonomian daerah. “Pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi minus 6�n pada tahun 2021 berkat upaya kita pertumbuhan ekonomi bergerak naik hingga postif 2,5%,”ujarnya.

Bagus mengungkapkan bahwa masa pandemi memberikan pembelajaran untuk bekerja lebih cepat, taktis, inovatif dan kolaboratif sehingga dampak dan hasilnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.”Saat pandemi kita bekerja secara kolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik kolaborasi antar perangkat daerah, instansi perangkat lain, swasta dan masyarakat. Kerjasama-kerjasama ini akan dipertahankan dan sebisa mungkin ditingkatkan di tahun 2022,”jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Bagus Alit juga menyampaikan pendapatan dan penyerapan anggaran daerah Pemkot Kediri selama tahun 2021 setelah perubahan anggaran serta realisasi capaian kinerja Pemkot Kediri. Meliputi Indeks Reformasi Birokrasi selama kurun waktu 2019 hingga 2020 mengalami peningkatan dari 56,9% naik menjadi 58,9%. “Meningkatnya reformasi birokrasi ini adalah wujud kinerja Pemkot Kediri semakin efektif dan efisien,”ujarnya.

Capaian lainnya adalah Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang juga mengalami peningkatan dari tahun 2018 sebesar 3,25% menjadi 3,41% ditahun 2019, meningkat lagi 3,48% di tahun 2020 dan menjadi 3,51% di tahun 2021. Tak hanya itu, masih ada beberapa capaian yaitu level Smart City kategori smart branding dengan nilai 3,06 di tahun 2021, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan nilai 78,60 atau kategori tinggi di tahun 2021, dimana nilai tersebut meningkat 0,37 poin atau 0,47�ri tahun sebelumnya. Capaian selanjutnya meningkatnya perekonomian hingga 2,5% di tahun 2021, pertumbuhan ekonomi non industry tembakau yang miningkat dari -4,57% pada tahun 2020 menjadi 1,51% di tahun 2021, rendahnya inflasi di Kota Kediri yang lebih rendah dari Provinsi Jawa Timur yaitu 1,64%, Indeks Kerukunan Umat Beragama 3,97 yang naik dari tahun-tahun sebelumnya dan yang terakhir adalah capaian Indeks Kota Layak Huni tahun 2021 sebesar 77,80 (kategori Baik) atau meningkat sebesar 5,2 poin dibanding tahun sebelumnya 72,60.

“Adanya penghargaan-penghargaan dari Pemerintah bukanlah satu-satunya alat ukur capaian keberhasilan kinerja seorang kepala daerah, namun penghargaan dari Pemerintah Pusat dan provisi tersebut membuktikan adanya pengakuan yang legal terhadap keberhasilan kinerja kepala daerah,”terangnya saat mengakhiri laporan pertanggung jawaban. Can

Berita Terbaru

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak masyarakat sebagai pengguna jasa parkir, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sukses memajukan, membina, dan memperkuat koperasi dan UMKM di Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (21/7/2026)…

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…