Tingkatkan Harga Jual Porang, Pemkab Mojokerto Serahkan Suket Registrasi Lahan ke Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Guna meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Mojokerto dan mendorong Kabupaten Mojokerto menjadi daerah pemasok utama hasil tanaman porang untuk perusahaan-perusahaan pengolah tanaman porang. Melalui Dinas Pertanian, Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyerahkan surat keterangan (suket) registrasi kebun atau lahan porang kepada petani porang di PT. Banshang Technology Jawa Timur, Jalan Mojosari - Pacet No.KM 46.8, Area Sawah, Jatilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jumat (8/4) pagi.

Dalam kegiatan ini, merupakan hasil sinergi kerjasama Dinas Pertanian dengan PT. Banshang Technology Jawa Timur dalam memasok bahan utama tanaman porang dengan perusahaan rumah kemasan yang menerima hasil tanaman porang, terdapat 19 petani dari 3 kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang sudah mendapatkan suket registrasi lahan porang.

Dalam sejarahnya tanaman porang sebelumnya di bawah naungan Dinas Kehutanan akan tetapi sejak tahun 2020 melalui Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M Tahun 2020 komoditas porang yang sebelumnya berada dibawah binaan Kementerian Kehutanan menjadi di bawah binaan Kementerian Pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Ikfina sangat mengapresiasi adanya perusahaan rumah kemasan pengolahan tanaman porang di Kabupaten Mojokerto yang mengakibatkan tanaman porang memiliki nilai jual tinggi.

"Porang ini menjadi komoditi primadona belum lama dan kemudian dalam waktu yang singkat kemudian menjadi porang ini yang dulunya dianggap tanaman yang tidak bermanfaat tapi sekarang porang menjadi satu komoditi yang nilainya sangat luar biasa," pungkasnya.

Selain itu, dalam mengembangkan produksi tanaman porang, Ikfina berharap ke depannya ada perusahaan baru yang mengolah tanaman porang menjadi hasil siap jual dan akan berdampak pada adanya lapangan pekerjaan dan penyerapan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Mojokerto.

"Kedepannya tentunya kita berharap bahwa porang ini tidak hanya disetorkan ke pabrik untuk menjadi komoditi yang diolah kemudian dan diekspor tetapi kita berharap bahwa akan ada satu perkembangan dari industri porang yang ada di Indonesia yang kemudian nanti tidak hanya melakukan ekspor porang dalam bentuk tepung porang atau chipnya tetapi sudah langsung kita memproduksi porang yang sudah langsung bisa dipakai, sehingga nanti dilakukan ekspor, ekspornya ini sudah dalam bentuk akhir," harapnya.

Lebih lanjut, Ikfina berharap dalam perubahan zaman yang cepat dalam memenuhi standar kebutuhan produksi dan menjaga kepercayaan antara petani dan perusahaan maka para petani Kabupaten Mojokerto dapat  memproduksi tanaman porang dengan kualitas yang diinginkan pasar.

Sekarang ini kita sudah masuk pada era revolusi industri 5.0, dimana sudah terjadi kostumisasi dari produksi barang-barang yang bervariasi sesuai dengan keinginan customer. Sehingga sekarang ini jamannya punya produk kepingin produknya itu laku maka kita harus tahu keinginan pasar seperti apa, bukan 'aku isone gawe ngene', lihat dulu pasar perlunya apa ayo kita bikin barangnya keinginan pasar seperti itu," pungkasnya.

Secara terpisah, Direktur Utama PT. Banshang Technology Jawa Timur, Tang Anle, mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan masyarakat dalam mendukung produksi perusahaan tersebut

"Selamat siang ibu bupati dan para hadirin sekalian selamat datang di pabrik ini terima kasih atas dukungan anda sekalian PT. Bhansang di bawah dukungan pemerintah dan dukungan masyarakat setempat semoga di masa datang tambah maju sejahtera terima kasih," ucapnya. Dwi

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…