Sukses Bantu Penyembuhan, Posyandu Lentera Jiwa Kota Mojokerto Kini Dirikan Steam Cuci Motor ODGJ

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para ODGJ Kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari saat melakukan aktivitas cuci motor.
Para ODGJ Kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari saat melakukan aktivitas cuci motor.

i

SURABAYA PAGI, Mojokerto - Kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari Kota Mojokerto sukses memberdayakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan membekali ketrampilan dan meraih penghasilan. Melihat potensi pada ODGJ yang sudah mulai stabil, kader Posyandu Lentera Jiwa Balongsari mulai menggandeng sejumlah donatur untuk pembuatan tempat pencucian motor.

"Dananya swadaya dari sumbangan warga dan pengusaha yang ada di Kelurahan Balongsari," ujar Lurah Balongsari, Ageng Ardhyanto ditemui di sela Launching Cuci Sepeda Motor ODGJ, di Jalan Benteng Pancasila, Rabu (18/5/2022) pagi. Ageng menyebut, Posyandu Lentera Jiwa ini menaungi 48 ODGJ dengan kondisi berat hingga ringan. Mereka diberi terapi rutin berupa psikofarmakologi (obat-obatan,red) dan aktivitas.

"Layaknya posyandu lainnya, posyandu khusus ODGJ ini juga memberikan layanan kesehatan dan pemeriksaan. Jadi mereka diterapi penyembuhan dan diberdayakan oleh tenaga pendamping dari Puskesmas," tukasnya. Selain kegiatan cuci motor, para ODGJ ini juga diajari cara membuat telur asin, kemoceng tali rafiah dan bulu ayam, keset kain percah dan kerajinan dari gelas air minum kemasan.

"Khusus yang cuci motor, mereka sudah diajari oleh ahlinya selama dua bulan. Ada 12 ODGJ yang secara bergiliran dikaryakan disini. Mereka akan terus didampingi oleh para kader posyandu untuk memantau kondisi kejiwaanya," ungkapnya. Sementara itu, Siswoyo, Paramedis Puskesmas Gedongan mengatakan para ODGJ yang bekerja di cuci motor ini sudah kooperatif dan tak agresif lagi.

"Awalnya dulu memang agresif dan emosinnya kurang stabil bahkan sulit diajak komunikasi. Tapi setelah kita terapi rutin di Posyandu akhirnya mereka berubah menjadi kooperatif dan mudah diajak bicara sehingga kini kita berdayakan mereka agar bisa mendapatkan penghasilan," ungkapnya.

Camat Magersari, Soegeng mengatakan Posyandu ODGJ ini baru ada di Kelurahan Balongsari. Posyandu ini dibentuk lantaran jumlah ODGJ Balongsari lebih tinggi dibanding kelurahan lainnya di Kota Mojokerto.

"Kami ingin para ODGJ ini bisa sembuh dan diterima masyarakat. Selain itu kami ingin melihat mereka mandiri secara penghasilan dengan memberikan bekal ketrampilan," ungkapnya.

Ia berharap, tempat cuci motor ini bisa menjadi ladang penghasilan baru bagi para ODGJ. Ia berpesan kepada tenaga pendamping untuk mengurus usaha ini dengan baik.

"Mindsetnya sudah harus bisnis bukan kemanusiaan lagi. Sehingga pelanggan yang datang wajib diberi kepuasan pelayanan. Karena jika tidak, mereka akan mencari tempat cucian lainnya dan usaha ini bisa gulung tikar akibat kalah persaingan," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Masa Tunggu Haji Khusus Tembus 9 Tahun, BSI Dorong Masyarakat Siapkan Ibadah Sejak Dini

Masa Tunggu Haji Khusus Tembus 9 Tahun, BSI Dorong Masyarakat Siapkan Ibadah Sejak Dini

Selasa, 11 Agu 2026 13:29 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 13:29 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Masa tunggu keberangkatan haji khusus yang kini mencapai sekitar sembilan tahun menjadi sinyal bagi masyarakat untuk mulai m…

Antisipasi Kekeringan di Kota Madiun, Dua Armada Truk Tangki Air Bersih Mulai Dikerahkan

Antisipasi Kekeringan di Kota Madiun, Dua Armada Truk Tangki Air Bersih Mulai Dikerahkan

Selasa, 11 Agu 2026 12:22 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti musim kemarau panjang yang waktu-waktu terjadi puncak kekeringan 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Badan…

Sidak SPPG, DLH Tulungagung Temukan Mayoritas Fasilitas IPAL Belum Penuhi Standar

Sidak SPPG, DLH Tulungagung Temukan Mayoritas Fasilitas IPAL Belum Penuhi Standar

Selasa, 11 Agu 2026 12:20 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna memastikan pengelolaan limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan,…

Di Tengah Keterbatasan, KKMP Trate Gresik Tembus Omzet Rp237 Juta, Tata Kelolanya Dikaji KPK RI

Di Tengah Keterbatasan, KKMP Trate Gresik Tembus Omzet Rp237 Juta, Tata Kelolanya Dikaji KPK RI

Selasa, 11 Agu 2026 12:07 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Trate, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi perhatian Direktorat Monitoring Komisi P…

Dorong Perpanjang Masa Tinggal, Pemkot Surabaya Integrasikan MICE dengan Pariwisata

Dorong Perpanjang Masa Tinggal, Pemkot Surabaya Integrasikan MICE dengan Pariwisata

Selasa, 11 Agu 2026 12:03 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memperpanjang masa tinggal di Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintegrasikan sektor Meeting, Incentive,…

Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Pangan 30 Kg Beras ke 107.231 KPM

Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Pangan 30 Kg Beras ke 107.231 KPM

Selasa, 11 Agu 2026 11:54 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna wujudkan kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pangan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun,…