Skandal Pilot dan Pramugari Lion Air

Istrinya Maafkan, Tapi Perzinahannya Harus Diproses Hukum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Riko dan Annisa yang diduga selingkuhannya.
Riko dan Annisa yang diduga selingkuhannya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Video pilot Lion Air yang diduga berselingkuh dengan pramugari digerebek istrinya kini viral di media sosial, Minggu (29/5/2022). Ia digerebek istrinya di sebuah hotel Jl. Raya Darmo Surabaya.

Istri sah pilot sudah melaporkan suaminya bersama pramugari Lion Air ke Polrestabes Surabaya.

Keduanya dilaporkan oleh istri sah atas dugaan perzinahan.

Dalam video yang beredar, diawali penggerebekan istri sah bersama sejumlah keluarganya yang ikut menemani.

“Astaghfirullahal’adzim kamu ya, astaghfirullahal’adzim kamu ya, Riko ya,” ucap istri pilot Lion Air.

Terlihat pramugari selingkuhan pilot Lion Air itu terus menyembunyikan wajahnya dan berdiri di balik pintu kamar hotel.

Sementara sang pilot, duduk di ranjang mengenakan kaos warna hijau dan menutupi bagian bawahnya dengan selimut.

“Nih, namanya Anissa Nabila Putri,” ungkap istri sah sembari menarik pramugari yang tetap menyembunyikan wajahnya.

Meski sudah tertangkap basah, pilot Lion Air itu tetap saja membela diri.

“Iya…ini semua lagi proses. Tapi aku gak ngapa-ngapain. Dia lagi dapet (menstruasi) juga. Tanya aja,” ucap Riko.

Istri pilot Lion Air itupun menanggapi ucapan suaminya dengan santai.

“Nggak apa-apa,” timpalnya.

“Lihat tu BH-nya ya, BH-nya,” ujar sang istri lagi.

Istri pilot Lion Air itu lantas menunjukkan ID Card suami dan pramugari Lion Air selingkuhannya.

“Oh ini, ID Card-nya. Mas, tolong fotoin, pak,” sambung istri sah.

Dalam ID Card tersebut tertulis nama pramugari Lion Air itu adalah Anissa Nabila Putri.

 

Diperiksa Polisi Hari Ini

Informasinya, Riko, akan dipanggil ke Mapolrestabes Surabaya, Senin (30/5/2022) hari ini.

Polrestabes Surabaya akan memintai keterangan dari Riko sebagai terlapor atas kasus yang diadukan oleh E, istrinya sendiri. Mengenai pemanggilan suaminya itu, E membenarkan.

"Iya, Mas benar, Senin (30/5/2022) besok dipanggil ke Polrestabes Surabaya," kata E, kemarin.

E yang telah menggerebek suaminya sendiri di salah satu hotel di Surabaya itu berharap, kasus itu bisa segera rampung. Sebenarnya, ia mengaku telah memaafkan ulah suaminya tapi ia ingin suaminya tetap mendapatkan ganjaran.

"Saya memaafkan, tapi tidak akan melupakan. Saya juga ingin perkaranya diselesaikan melalui jalur hukum dan ada sanksi dari kantor (maskapai) suami saya," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengungkapkan kedua terlapor sudah diperiksa dan sudah digelar perkara. Adapun hasilnya, pihaknya tidak menemukan terkait dugaan perselingkuhan atau perzinaan.

"Karena hasil gelar perkara kemarin masih seputar dugaan perzinaan, tapi hasil pemeriksaan dan hasil lab tidak terbukti adanya perzinaan. Ini yang masih kami dalami," kata Mirzal, kemarin.

“Terduga sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Masih berproses, statusnya masih saksi,” imbuh Mirzal.

Sejauh ini, lanjut dia, baru ada tiga orang saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut.

Yakni pelapor, pilot yang diduga berselingkuh, serta perempuan selingkuhanya.

“Tiga orang diperiksa termasuk istrinya (terlapor),” terang Mirzal.

 

 

Kena Sanksi

Menanggapi video viral ini, Corporate Communications Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menegaskan, pihaknya akan menindak pegawai yang melakukan pelanggaran sesuai dengan peraturan perusahaan.

“Lion Air tidak mencampuri ke ranah pribadi. Mengenai tindakan yang dilakukan dari oknum kedua belah pihak menjadi tanggungjawab keduanya, karena sudah sama-sama dewasa,” katanya dalam rilis yang dikirim ke redaksi, Minggu (29/5/2022).

Perusahaan, kata dia, sangat menghormati dan mendukung upaya penanganan dan penyidikan yang sedang dilakukan oleh pihak terkait dan berkepentingan. Upaya-upaya penanganan yang sudah dilakukan oleh pihak terkait dan berkepentingan, diharapkan diselesaikan menurut pedoman yang berlaku.

“Lion Air meminta agar tidak melibatkan perusahaan (institusi Lion Air) yang bersifat tendensius, berdampak merugikan perusahaan,” pungkasnya. min,ham

Berita Terbaru

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

"Becik ketitik, olo ketoro. Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.”   SURPRISE!! Ada penemuan barang bukti baru sa…

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

DI awal sebuah kisah, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang seorang pria yang dituduh menghambur-hamburkan hartanya (1b). Kemudian Yesus menegur…

Timnas Voli Putri Indonesia Naik Peringkat

Timnas Voli Putri Indonesia Naik Peringkat

Senin, 24 Agu 2026 07:54 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Timnas Voli Putri Indonesia mengalami lonjakan peringkat setelah mengalahkan Kazakhstan dalam AVC Women’s Volleyball Contiental Championship …

Jonatan Christie Diproyeksikan Naik Peringkat Satu Dunia 

Jonatan Christie Diproyeksikan Naik Peringkat Satu Dunia 

Senin, 24 Agu 2026 07:51 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie diproyeksikan bakal naik ke peringkat satu dunia dalam rilis peringkat Badminton…

Langkah Vietnam Kian Ringan, Sedang Thailand akan Berat 

Langkah Vietnam Kian Ringan, Sedang Thailand akan Berat 

Senin, 24 Agu 2026 07:48 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:48 WIB

SURABAYAPAGI.com - Timnas Vietnam berada di atas angin setelah menang 2-0 atas Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2026 di Bangkok. Kenyataan ini membuat…

WAGUB EMIL DONGKRAK AGROFORESTRI DAN EKRAF JADI POTENSI EKONOMI

WAGUB EMIL DONGKRAK AGROFORESTRI DAN EKRAF JADI POTENSI EKONOMI

Senin, 24 Agu 2026 07:42 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan karakter geografis kawasan Selingkar Wilis dan Lereng Lawu membuat pengembangan…