Pesan Sespri Presiden Gus Dur : Jokowi, Jangan Durhaka pada Megawati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pertemuan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDIP Megawati di Istana Negara Presiden pada momen Pilkada beberapa waktu lalu.
Pertemuan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDIP Megawati di Istana Negara Presiden pada momen Pilkada beberapa waktu lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kabar keretakan hubungan antara Jokowi-Megawati, satu pekan ini masih hangat. Adhie Massardi, politis dan mantan sespri Presiden Gus Dur, juga mendapat bisikan dari sejumlah elite pro Jokowi dan oposisi. Ia pun angkat bicara mengenai etika politik.

"POLITIK MALIN KUNDANG, presiden yang durhaka pada ibu pertiwi akan jadi BATU sandungan kesejahteraan rakyat. Kata teman2 PDIP (Masinton, Trimedya) yg durhaka pada Bu Mega,'Hmm, akan dikutuk!', kita lihat nasib penguasa yg durhaka pd Ibu Pertiwi, jadi batu atau nambah periode," tulis Adhie Massardi di akun Twitternya @AdhieMassardi, yang diunggah pada Sabtu (4/6/2022).

Adhie Massardi, menyatakan, sebagai anggota PDIP, Jokowi, seharusnya tunduk pada partai. Namun rupanya Jokowi kali ini akan memilih jalan berbeda dari PDIP, partai yang mengusungnya menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga mengantarnya ke kursi Presiden selama 2 Periode.

Megawati sebagai Ketua Umum PDIP diketahui akan memajukan Puan Maharani dalam Pilpres 2024. Namun Jokowi 'tercium' akan mendukung Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo yang juga kader PDIP memang diketahui berambisi untuk maju sebagai Capres di 2024 nanti.

 

Indikasi Jokowi Dukung Ganjar

Bahkan Charta Politica menyebut dugaan Jokowi akan memihak kepada salah seorang Capres dan diindikasikan kepada sosok Gubernur Jawa Tengah itu.

Manuver Ganjar Pranowo dan Jokowi, jika memang benar, maka secara tak langsung membangkang Megawati sebagai Ketua Umum PDIP.

Ganjar sendiri hingga saat ini terlihat terus bergerak. Bahkan beberapa pengamat melihat adanya dualisme pengaruh saat ini di PDIP.

Jokowi diketahui memiliki basis relawan yang loyal pada sosok, bukan pada PDIP sebagai partai yang mendukungnya

 

Tak Khawatir dengan Projo

Sekjen Hasto menegaskan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak khawatir suara pendukung Presiden Joko Widodo dari basis relawan Pro Jokowi (Projo) berpindah ke partai lain. Partai berlambang banteng ini lebih takut kerja-kerjanya tak diterima rakyat.

Hal ini merespons kehadiran Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi di acara Silaturahmi Nasional sekaligus penandatanganan nota kesepahaman Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pada Sabtu (4/6/2022).

"Ketakutan kami kalau seluruh kinerja yang ditunjukan oleh PDIP tidak diterima oleh rakyat. Oleh karena itu, kami terus bergerak ke bawah, supaya rakyat dan PDIP menjadi satu kesatuan," kata Hasto di Universitas Pertahanan, Bogor, Jakarta, Minggu (5/6/2022).

Karena itu, Hasto tak masalah jika Projo sudah mendekatakan diri pada salah satu koalisi yang akan mengusung calon presiden dan calon wakil presiden di 2024. Lagipula, yang bisa mengusung capres-cawapres hanya partai politik. "Projo adalah relawan kecuali dia mendeclare sebagai partai politik kalau punya keberanian," katanya.

Hasto menambahkan, seorang calon presiden maupun presiden, tidak cukup hanya didukung oleh segelintir orang atau partai. Apalagi bila hanya dukungan kelompok relawan.

"Enggak bisa ada seorang presiden yang berdiri hanya karena dukungan segelintir orang atau parpol. Kita adalah negara gotong royong, apalagi dukungan mereka yang tidak sebagai partai politik. Seorang presiden perlu dukungan yang kuat dengan kekuatan di DPR RI,” tambah Hasto sambil mencontohkan, ketika dukungan di parlemen oleh Presiden Joko Widodo kurang dari 50 persen pada periode pertama sulit melakukan konsolidasi pemerintahan negara.

"Kita enggak bisa ada seorang presiden yang berdiri hanya karena dukungan segelintir orang atau parpol. Kita adalah negara gotong royong, apalagi dukungan mereka yang tidak sebagai partai politik, padahal di tata kelola pemerintah memerlukan dukungan dari DPR," ucapnya.

Hasto akui, kehadiran Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi di acara Silaturahmi Nasional sekaligus penandatanganan nota kesepahaman Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menjadi perhatian. Apalagi koalisi yang dibentuk Partai Golkar, PAN dan PPP itu khusus untuk menghadapi Pemilu 2024.

Apalagi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut Projo akan menjadi bagian KIB untuk Pilpres 2024. "Ini akan menjadi chapter sendiri. 2024 Pilpres kan serentak, pasti. Tunggu saja chapter demi chapter," kata Airlangga. n erc/jk

Berita Terbaru

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…

DPO Kasus Gangster di Gresik Menyerahkan Diri, Polisi Minta DPO Lain Ikuti Langkah Serupa

DPO Kasus Gangster di Gresik Menyerahkan Diri, Polisi Minta DPO Lain Ikuti Langkah Serupa

Minggu, 11 Jan 2026 18:20 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya kepolisian dalam menekan aksi gangster di wilayah Kabupaten Gresik kembali menunjukkan hasil. Seorang pelaku yang masuk dalam D…