2 Mahasiswi Sekamar Bareng Om-om di Hotel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas gabungan Polres Tuban bersama Satpol PP Kabupaten Tuban saat merazia sejumlah hotel dan ditemukan 2 mahasiswi sedang sekamar bareng om-om di hotel.
Petugas gabungan Polres Tuban bersama Satpol PP Kabupaten Tuban saat merazia sejumlah hotel dan ditemukan 2 mahasiswi sedang sekamar bareng om-om di hotel.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Petugas gabungan dari jajaran Polres Tuban bersama dengan Satpol PP Kabupaten Tuban dan juga TNI melakukan razia gabungan dengan sasaran sejumlah hotel, Minggu (12/6/2022) malam.

Razia sebagai bentuk cipta kondisi (cipkon) dan juga antisipasi kegiatan transaksi prostitusi online di Tuban. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan dua pasangan suami istri berada di kamar hotel dan salah satunya merupakan pasangan om-om bersama mahasiswi.

Kegiatan razia tersebut dimulai oleh petugas dari hotel Front One King yang ada di jalan Basuki Rahmad, Kota Tuban. Petugas gabungan dari berbagai instansi itu yang datang kemudian melakukan pemeriksaan kamar-kamar hotel dan juga para tamu yang kedapatan menginap di hotel tersebut dengan didampingi petugas hotel.

“Kita melaksanakan patroli gabungan penertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan sasaran tempat penginapan dan hotel-hotel. Selain itu kita juga mengantisipasi adanya prostitusi online kita laksanakan kegiatan pemeriksaan pengunjung di hotel,” terang AKP Chakim Amrullah, Kasat Sabhara Polres Tuban.

Setelah melakukan pemeriksaan di hotel Front One King, razia kemudian dilanjutkan ke titik kedua, yakni ke hotel Ratna, jalan Ronggolawe, Kota Tuban. Ketika sampai di hotel kelas melati itu, petugas melakukan pemeriksaan ke setiap kamar hotel yang ada tamunya untuk dilakukan pemeriksaan identitasnya.

“Ini kita lakukan pemeriksaan sebagai antisipasi adanya pengunjung yang dalam satu kamar dan bukan merupakan pasangan suami istri,” tambahnya.

Pada saat melakukan pemeriksaan di Hotel Ratna, Kota Tuban itu petugas berhasil menemukan adanya tamu yang mencurigakan di sebuah kamar. Yang mana saat dilakukan pemeriksaan pria yang sudah berusia 47 tahun ternyata menyembunyikan cewek berusia 20 tahun yang masih berstatus mahasiswi di toilet kamar hotel itu.

Ketika sudah ketahuan membawa mahasiswi itu, Om-om tersebut kemudian mengaku jika cewek dalam kamar itu adalah anaknya. Namun dari hasil pemeriksaan identitas ternyata alamat keduanya berbeda yakni berasal dari Kecamatan Merakurak dan Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

AKP Chakim menambahkan, 2 mahasiswi berinisial DF (19) dan JR (23) terjaring dalam razia tersebut.

“Pelaku DF ditemukan petugas sedang bersama om-om berinisial G (46) dalam kamar, dan JR ditemukan berduaan bersama pria berinisial MO (25),” ujarnya.

Sementara itu, untuk dua pasangan yang terjaring dalam razia oleh petugas gabungan tersebut langsung dilakukan pendataan dan identitasnya diamankan oleh petugas kepolisian sebagai barang bukti. Selanjutnya mereka yang tertangkap akan dilakukan penindakan dengan Sidang Tindak Pindana Ringan (Tipiring).

“Selanjutnya dua pasangan akan diproses sidang Tipiring pada hari Selasa besok. Kegiatan razia ini sebagai upaya pencegahan dan penegakan peraturan daerah, tentang penertiban umum dan ketentraman masyarakat,” pungkasnya.

Rencananya razia akan gencar dilakukan untuk menekan angka kriminalitas dan penyakit masyarakat yang ada di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. "Intinya razia ini guna antisipasi munculnya prostitusi online di Tuban," tandasnya. tb-1/ham

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…