Jokowi Akui Demokrasi Indonesia Sudah Sangat Liberal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi area wisata Taman Mini Indonesia Indah. Kunjungan ini sekaligus meninjau revitalisasi TMII yang disebutnya sudah mencapai 98%.
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi area wisata Taman Mini Indonesia Indah. Kunjungan ini sekaligus meninjau revitalisasi TMII yang disebutnya sudah mencapai 98%.

i

Musisi Addie MS Kritik Jurnalis ILC Karni Ilyas, yang Bilang Kebebasan Berpendapat di Indonesia Masih Kurang

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Pernyataan jurnalis senior yang kelola ILC (Indonesia Lawyer Club), Karni Ilyas yang mengatakan kebebasan berpendapat di Indonesia masih kurang mendapat reaksi dari politisi, musisi, nitizen dan presiden Jokowi.

Pernyataan Karni Ilyas viral dalam video hasil rekaman saat ia berbincang dengan Presiden Jokowi, sampai kemarin masih viral di media sosial.

 

Presiden Langsung Bereaksi

Menurut Karni Ilyas, berdasarkan hasil survei menganggap jika kebebasan berbicara di Indonesia dinilai masih kurang. Pernyataan tersebut lantas dipatahkan oleh Presiden ke-7 Indonesia itu.

Jokowi langsung memberikan pertanyaan serupa kepada Karni Ilyas, ia bingung sebenarnya kebebasan seperti apa yang masih kurang di Indonesia. Jokowi mengaku jika dirinya kerap menemukan ujaran-ujaran negatif yang ditujukan langsung kepada dirinya.

"Kebebasan apa yang masih kurang? orang memaki-maki presiden, orang menghina presiden, orang mengejek presiden, orang mencemooh presiden juga tiap hari kita dengar. Orang mendungu-dungukan presiden tiap hari kita dengar kita lihat. Biasa aja, mau seperti apa lagi sebenarnya yang kita inginkan?" tanya Jokowi merespon pernyataan Karni Ilyas.

Selasa kemarin. Presiden Joko Widodo mempertegas soal kebebasan bicara di Indonesia.

Melalui Twitter ia mengunggah sebuah cuplikan wawancara, di mana ia menjawab soal kebebasan bicara.

 

Hina Presiden Bisa Dipidana

Presiden Jokowi menyebut bahwa dirinya setiap hari mendengar cacian atau hinaan pada Presiden. “Kebebasan apa yang masih kurang? Orang memaki-maki presiden, orang menghina presiden, mengejek presiden, mencemooh presiden juga tiap hari kita dengar,” ungkapnya.

Jokowi bahkan menyebut bahwa demokrasi di Indonesia sangat liberal.

“Orang mendungu-dungukan presiden juga kita dengar. Tiap hari kita dengar, kita lihat. Biasa saja. Demokrasi yang sangat liberal sekali menurut saya kita ini. Mau seperti apa lagi yang kita inginkan. Demokrasi liberal sekali. Meski kita orang Timur yang penuh kesantunan, yang penuh dengan etika dan tata krama yang baik, sekarang menurut saya kita sangat liberal sekali. Apa Pak Karni tidak lihat," imbuhnya.

Masalah kebebasan bicara ramai diperbincangkan di tengah keraguan masyarakat atas kebebasan bicara. Ini diatur secara pidana dalam RKUHP yang segera disahkan.

Dalam beberapa poin di RKUHP, menghina presiden atau kekuasaan bisa dikenakan hukuman pidana.

 

Pernyataan Karni Ilyas

Musisi Addie MS mengungkapkan kekecewaannya pada pernyataan Karni Ilyas. Hal itu dipicu karena video Karni Ilyas saat berbincang dengan Presiden Jokowi menyinggung soal kebebasan berpendapat yang masih kurang sampai saat ini.

“Aku lahir di era Bung Karno. Hidup di semua pemerintahan Presiden RI. Belum pernah menyaksikan Presiden RI dihina dan difitnah semasif yang dialami Presiden Jokowi tanpa ditangkap atau dihilangkan," tulis Addie MS, Senin (22/8/2022).

Melalui twit yang sama, Addie MS mengaku kecewa dengan pertanyaan yang dilontarkan sosok sekelas Karni Ilyas.

“Tak habis pikir kalau ada yang masih menganggap 'kebebasan bicara masih kurang'," kata Addie MS melanjutkan.

Addie MS sampai menuliskan cuitannya di akun Twitter pribadinya. Addie menganggap pertanyaan Karni Ilyas tak tepat. Sebab selama ini ia melihat di rezim Presiden Jokowi, kebebasan berpendapat begitu terbuka.

Masih tweet yang sama, ayah Kevin Aprilio ini mengaku kecewa dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh orang sekelas Karni Ilyas. "Tak habis pikir kalau ada yang masih menganggap 'kebebasan bicara masih kurang'," ucap Addie melanjutkan.

Tak butuh waktu lama, cuitan Addie MS ini langsung diserbu oleh netizen. Pro kontra terlihat memenuhi kolom komentar cuitan Addie tersebut. Banyak yang mendukung, tapi tak sedikit pula yang mengaku kurang setuju dengan pendapat Addie MS.

"Sepakat mas Adi, penyakit iri, dengki dan hasut telah membutakan nurani mereka, yang paling menyedihkan penyakit itu tadi tidak disadari penderitanya," komentar netter yang setuju dengan Addie MS. "JD di era Jokowi para penghina gak ada yg ditangkap ya mas? Yakin nih??" sahut lainnya yang kontra dengan Addie. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Memperingati Hari Anak Nasional, Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026. Program edukatif i…

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mencecar saksi Direktur PT Rajawali Indonesia Raya, Moch Rofieq Noe…

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyuarakan kecaman tegas terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang…

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumbawa Barat - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,…

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kawasan hutan produktif milik Perhutani di kawasan Bukit Angel, Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, mengalami k…

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional  ‎

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil bagi Elanno Arka Mahasura. Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun itu sukses m…