Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Suasana area Tugu Pahlawan Surabaya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Surabaya. SP/ SBY
Ilustrasi. Suasana area Tugu Pahlawan Surabaya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, warga Kota Surabaya, Jawa Timur harus menyesuaikan (merubah) kebiasaan dalam menjalankan aktivitas di tengah musim kemarau yang lebih panjang, serta suhu udara meningkat tajam, akibat fenomena yang kini ramai disebut sebagai El Nino Godzilla.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memprediksi bahwa kemarau tahun ini akan sedikit lebih menantang. Bahkan, salah satu Ibu Rumah Tangga asal Kelurahan Pacarkembang, Kota Surabaya, Warni (55), mengaku kerap membawa kipas kecil ketika bepergian ke luar rumah, untuk mengatasi cuaca panas selama beraktivitas.

“Biar tidak keringatan, takutnya sampai membasahi pakaian. Kipas kecil bertenaga baterai isi ulang, yang kalau habis harus diisi daya pakai kabel cas, itu saya bawa ke dalam tas,” ujar Warni, Minggu (03/05/2026).

Tak hanya itu, jika di rumah ia juga hampir tiap hari minum air dingin, demi mengatasi gerah di tenggorokan. Setidaknya di dalam lemari es bisa menyimpan 4 botol minuman air dingin.

Selain itu, sama halnya dengan Tarto (56), Karyawan Swasta sekaligus Warga Tambaksari, Kota Surabaya, kini dirinya memilih menyalakan AC di rumah tiap hari, untuk mendinginkan rumah. “Biasanya pakai AC cuma mau tidur, ini karena suhu sangat panas, terpaksa AC saya nyalakan pas siang hari. Padahal saya sudah punya 5 kipas angin, 2 kipas angin di ruang tamu, 3 di ruang tidur. Bahkan semuanya pernah saya nyalakan sekaligus,” ucapnya.

Sementara itu, kondisi panas juga dialami Siswa SMA Swasta asal Pacarkeling, Kota Surabaya, Avyanto Alfa Rizky (17). Dirinya pun mengakali situasi ini dengan nongkrong di Coffee Shop. “Kalau kerja kelompok, atau main sama teman janjiannya di Coffee Shop yang ada AC nya. Kalau sebelumnya ketemuan di warkop atau kedai makanan,” tandas Avin, sapaan akrab Avyanto. sb-04/dsy

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …