Program TMMD Ke-114 Kabupaten Mojokerto Resmi Ditutup

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 24 Agu 2022 17:48 WIB

Program TMMD Ke-114 Kabupaten Mojokerto Resmi Ditutup

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dinyatakan tuntas 100 persen serta berjalan lancar dan aman. 

Hal ini disampaikan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, saat memimpin upacara penutupan TMMD ke-114 tahun anggaran 2022 di Lapangan Dusun Paras, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet. Penutupan kali ini, sekaligus ditandai dengan penandatanganan naskah hasil kerja TMMD ke-114 oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dengan didampingi Forkopimda Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Mutarlih Pilkada Dimulai, Pj Wali Kota Ali Kuncoro Imbau Warga Proaktif Terhadap Petugas

"Kegiatan ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat," ungkap Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Beni Asman, Rabu, (24/8) pagi.

Beni mengaku, suksesnya penyelenggaraan Program TMMD yang dilaksanakan selama satu bulan sejak tanggal 26 Juli hingga 24 Agustus 2022 ini, tidak terlepas dari peran serta prajurit, baik personil Pemda, Polres Mojokerto serta masyarakat.

"Kebersamaan ini merupakan sinergitas yang positif dalam mengatasi berbagai permasalahan bangsa dan khususnya membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan wilayah," ucapnya.

Adapun program yang rampung dikerjakan pada TMMD ke-114 tahun 2022 ini, yakni 2 sasaran Program TMMD berupa pembangunan fisik dan non fisik. Pembangunan fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur, di antaranya yaitu, rabat beton jalan penghubung dusun Bendorejo menuju dusun Mungkut, dan rabat beton Jalan lingkungan Dusun Pringwulang serta Rehab Mushola Nurul Iman  Desa Bendunganjati. 

Baca Juga: Pj Wali Kota Ali Kuncoro Resmi Namai Jalan BC - Rejoto Menjadi Jalan Bung Karno

Tak hanya itu, pencapaian program fisik tersebut juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik, yakni berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang penularan covid 19 dan stunting, Posyandu dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM).

"Hal ini dalam rangka membangun serta memperkokoh jiwa semangat nasionalisme masyarakat untuk mendukung program pemerintah tentang percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan dan penanganan kesehatan," ujarnya.

Dandim Beni juga menyampaikan, beberapa atensi sebagai tindak lanjut program tmmd ke-114 kali ini. Pertama, pelihara Terus semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI - rakyat, jangan mudah terhasut dan terprovokasi. kedua pelihara terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini. 

Baca Juga: Onde-onde dan Alas Kaki Kota Mojokerto Terlaris di ICE APEKSI 2024 Balikpapan

"Selanjutnya pelihara program hasil TMMD ini, agar kemanfaatannya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang. Dan yang terakhir kepada prajurit yang telah tergabung Satgas TMMD baik dari personil Kodim, personil Polres kabupaten Mojokerto, serta personil Pemda dan masyarakat yang mendukung, setelah ini bisa kembali kesatuan masing-masing perhatikan faktor keamanan dalam perjalanan," pungkasnya.

Diketahui, usai melaksanakan upacara penutupan TMMD Imbangan ke-114 ini, Bupati Mojokerto beserta Forkopimda meninjau dan melakukan pemotongan pita di titik sasaran fisik yang telah rampung. Dwi

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU