Viral Video Seorang Pria Keplak Sopir Bus Trans J, Aktor Khafi Maheza Pelakunya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktor Khafi Maheza pukul kepala sopir Bus trans Jakarta
Aktor Khafi Maheza pukul kepala sopir Bus trans Jakarta

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Netizen dibuat geram oleh video viral aksi seorang pria keplak (pukul pakai telapak tangan) sopir TransJakarta (TransJ) yang ramai dibahas di media sosial Twitter.

Video tersebut memperlihatkan seorang pria mengenakan baju kaos coklat, mengendarai mobil terekam  sedang menghampiri bus TransJakarta lalu sempat beradu mulut dengan sang sopir. Namun akhirnya, ia melayangkan tangannya ke wajah sopir itu.

"Gue tuh masih di sini, perlu mikir tuh otak," kata pria yang mengenakan bajui coklat itu sambil melayangkan tangannya.

Pria tersebut diketahui menggunakan kendaraan plat F, yakni daerah Bogor. Kendaraan yang ia gunakan diparkir persis berada di depan busway itu. Nomor kendaraannya terekam dalam video viral itu. Video yang viral itu sendiri direkam oleh salah seorang penumpang bus TransJakarta.

"Eh sumpah ya gue greget banget, jadi gue di depan kan, dikira sopir busway mau nyerempet tuh mobilnya, padahal dia yang nyenggol, dia juga yang jalannya ke minggiran, padahal ne busway kan gede. Gue refleks dong ngerekam biar ne orang viral karena ga ada otak. Sumpah sih ga ada otak, gimana gak songong tuh orang langsung keplak pala aje," dikutip dari video viral yang beredar.

Kejadian ini pun dilaporkan ke polisi. Pelakunya ternyata seorang aktor bernama Khafi Maheza. Namanya tercatat membintangi beberapa judul film, seperti Gundala (2019) sebagai putra Ridwan Bahri. Kemudian, Khafi Maheza semakin dilirik dengan bermain dalam film Survive (2021) dan Kuntilanak 3 (2022). Tidak hanya film, Khafi Maheza juga membintangi sinetron Mahar 30 Juz.

Polres Metro Jakarta Selatan kini telah menetapkan Khafi Maheza sebagai tersangka.

"Sudah jadi tersangka dan ditahan mulai tadi malam," kata Plt Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Yandri Irsan saat dimintai konfirmasi, Minggu (28/8/2022).

Yandri menyampaikan bahwa Khafi Maheza menyerahkan diri ke Polres Jakarta Selatan. Ia menyebut motif Khafi Maheza mengeplak kepala sopir TransJakarta lantaran emosi dan salah paham.

"Ya masih kesalahpahaman aja motifnya salah paham dan emosi," tutur Yandri, Sabtu (27/8/2022).

Namun Yandri tidak menjelaskan secara rinci kesalahpahaman apa yang terjadi antara pelaku dan sopir TransJakarta.

Atas kasus ini, Khafi dikenai Pasal 351 dan/atau Pasal 352 KUHP oleh pihak kepolisian. Yandri menambahkan Khafi Maheza akan ditahan selama 20 hari ke depan. jk

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…