Arema Disanksi PSSI, tak Diijinkan Home di Malang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jakarta- Arema FC bakal menerima imbas es kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan lebih dari 120 orang. "Terkait sanksi kami serahkan ke komisi disiplin. Ketuanya telah mengeluarkan statement bahwa Arema sangat berat hukumannya yang jelas tidak akan ada (pertandingan) home di Malang. Komdis akan segera memberikan sanksi lainnya," kata Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, dalam konferensi pers di Stadion Madya Senayan, Jakarta, pada Minggu (2/10/2022) siang.

Yunus menambahkan sanksi berat menanti Arema karena ini adalah kejadian luar biasa.

"Sanksi berat menunggu Arema dan panpel (panitia pelaksana), karena kejadian ini luar biasa. Dan secara hukum yang ada di komdis PSSI, secepatnya Ketua Umum telah meminta mengambil langkah secepatnya tentang sanksi apa yang diberikan ke Arema dan panpel atas tragedi ini," tambahnya.

Yunus menjelaskan saat ini Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan beserta pengurus dan Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 tiba di Malang untuk melakukan investigasi dan juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari aparat, panitia pelaksana, serta klub.

Yunus menambahkan salah satu investigasi yang akan dilakukan adalah terkait penggunaan gas air mata.

Kemudian Yunus juga mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi serius pada ajang Liga 1. "Arahan presiden dan Menpora kami akan mengevaluasi perjalanan kompetisi Liga 1 dan lain-lain," tuturnya. n jk/rmc

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…