Kemiskinan Ekstrem Turun, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Angka kemiskinan ekstrem di Jawa Timur terus menurun dan pada 2025 tercatat sebesar 0,29 persen. Capaian ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 0,85 persen.

Data yang dirilis Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) per 28 April 2026 menunjukkan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir penurunan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur mencapai 4,26 persen poin, dari 4,55 persen pada 2020 menjadi 0,29 persen pada 2025.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut capaian tersebut sebagai indikator keberhasilan program perlindungan sosial dan pembangunan yang tepat sasaran.

“Penurunan ini menunjukkan intervensi yang dilakukan berjalan efektif melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (25/5).

Ia menjelaskan, tren penurunan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur berlangsung konsisten setiap tahun, yakni dari 2,23 persen pada 2021, turun menjadi 1,80 persen pada 2022, kemudian 0,82 persen pada 2023, 0,59 persen pada 2024, hingga 0,29 persen pada 2025.

Menurutnya, capaian tersebut tetap terjaga meski terjadi penyesuaian standar global garis kemiskinan ekstrem dari US$1,99 menjadi US$2,15 Purchasing Power Parity (PPP).

“Ini menunjukkan program pengentasan kemiskinan semakin tepat sasaran dan berdampak nyata,” tegasnya.

Khofifah menambahkan, keberhasilan tersebut juga didukung perbaikan sejumlah indikator makro ekonomi. Persentase penduduk miskin di Jawa Timur pada September 2025 tercatat sebesar 9,30 persen, turun dari 9,50 persen pada Maret 2025.

Di sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3,61 persen dan di bawah rata-rata nasional 4,68 persen.

Selain itu, kualitas tenaga kerja juga menunjukkan peningkatan, ditandai dengan menurunnya tingkat pengangguran lulusan SMK menjadi 5,73 persen. Lulusan vokasi tersebut kini tidak lagi menjadi penyumbang terbesar pengangguran.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Jawa Timur mencatat kinerja positif. Pada triwulan I 2026, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,96 persen secara tahunan, tertinggi di Pulau Jawa dan melampaui rata-rata nasional.

Struktur ekonomi Jawa Timur ditopang sektor industri pengolahan sebesar 31,45 persen, perdagangan 18,77 persen, serta pertanian 10,51 persen. Provinsi ini juga menjadi penyumbang terbesar kedua terhadap perekonomian nasional dengan kontribusi 14,40 persen.

Khofifah menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.

Berbagai program strategis juga terus diperkuat, di antaranya perlindungan sosial adaptif, pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi keluarga, hingga intervensi berbasis data untuk masyarakat rentan.

“Pengentasan kemiskinan ekstrem tidak cukup hanya dengan bantuan sosial, tetapi harus diiringi pemberdayaan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya tersebut tidak hanya berfokus pada penurunan angka, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak.

Berita Terbaru

BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen

BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 20:48 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 20:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026, ditopang peningkatan jumlah nasabah, penghimpunan …

Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 640 Ribu Penerima di Tiga Kabupaten

Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 640 Ribu Penerima di Tiga Kabupaten

Jumat, 21 Agu 2026 19:12 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 19:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai menyalurkan Program Bantuan Pangan (Banpang) tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan…

Hadir sebagai Saksi Meringankan Thariq, ADS Ungkap Pengerjaan Sejumlah Bangunan Milik Maidi

Hadir sebagai Saksi Meringankan Thariq, ADS Ungkap Pengerjaan Sejumlah Bangunan Milik Maidi

Jumat, 21 Agu 2026 16:44 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 16:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Kesaksian salah satu staff Pemkot Madiun berinisial ADS yang dihadirkan untuk meringankan terdakwa Thariq Megah justru mengungkap f…

Penjualan Mobil Jatim Capai 25.228 Unit, GIIAS Surabaya 2026 Bidik Pasar Otomotif Jawa Timur

Penjualan Mobil Jatim Capai 25.228 Unit, GIIAS Surabaya 2026 Bidik Pasar Otomotif Jawa Timur

Jumat, 21 Agu 2026 15:28 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 15:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Jawa Timur kembali menjadi salah satu pasar penting industri otomotif nasional. Hingga April 2026, penjualan mobil di provinsi ini m…

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kerja sama Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur dengan HGI Research Centre dan BOKE Technology di bidang pendidikan, kecerdasan buatan …

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di …