Media Asing ikut Soroti Rusuhnya Arema-Persebaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sejumlah media asing ikut menyoroti kejadian di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ini sehubungan dengan peristiwa meninggalnya ratusan suporter Arema FC setelah duel Singo Edan menghadapi Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

Singo Edan kalah 2-3 dari Bajul Ijo. Hasil ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan penggemar tuan rumah. Setelahnya kekacauan terjadi.

The Guardian jadi salah satu yang memberitakan tragedi Kanjuruhan tersebut, dengan menurunkan berita berjudul "More than 120 people reportedly killed in riot at Indonesian football match." (Lebih dari 120 orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan di pertandingan sepak bola Indonesia).

Demikian pula dengan The New York Times yang menurunkan berita dengan "Riots at Indonesian Soccer Match Leave Several Fans Dead" (Ricuh di pertandingan sepak bola Indonesia menewaskan beberapa fans tewas).

Media Inggris lainnya yaitu The Mirror juga melaporkan tragedi Kanjuruhan. Mereka menayangkan berita dengan judul: "Dozens of football fans killed in mass riot involving tear gas as league suspended." (Lusinan suporter sepak bola tewas di kerusuhan massal yang melibatkan tembakan gas air mata, dan liga dihentikan).

Sementara, media irishexaminer.com menuliskan tentang berjubelnya penonton di dalam stadion. Kemudian aksi polisi yang menembakkan gas air mata untuk menghalau kerusahan. Kerusuhan juga menyebar ke luar stadion.

Dalam tulisan media tersebut, tragedi di Kanjuruhan menjadi salah satu peristiwa paling mengenaskan dalam dunia olahraga. Reuters turut melaporkan tragedi ini. Menurut media tersebut, massa yang bergejolak dan melakukan aksi kekerasan sudah lama menjadi ciri khas sepak bola Indonesia.

"Antara 1994 hingga 2019, 74 penggemar sepak bola meninggal. Itu catatan Australian Broadcasting Corp. Pada 2018, Persib Bandung mendapat hukuman setelah suporternya menjadi penyebab kematian seorang penggemar Persija," demikian laporan Reuters, berisi keterangan lain seputar noda hitam sepak bola Tanah Air.

Reuters menyebut sepak bola merupakan olahraga paling populer di Indonesia. Berikutnya China.org ikut menuliskan kejadian di Malang. Media asal negeri Tirai Bambu ini fokus pada instruksi Presiden Joko Widido untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.

 

Banyak Pelanggaran

Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali melihat banyak terjadi pelanggaran sehubungan dengan kejadian itu. Baik dari aspek prosedural, maupun dari sisi regulasi statuta FIFA.

Ia menjelaskan, secara prosedur, Panitia Pelaksana (Panpel) mencetak tiket pertandingan sampai 45 ribu lembar, Itu melebihi kapasitas arena. Apalagi setelah berkoordinasi dengan pihak keamanan, oleh Polisi, Panpel laga tersebut hanya diperbolehkan mencetak 25 ribu tiket.

Kemudian, terkait dengan pelanggaran regulasi statuta FIFA. Pasal 19 B mengatur senjata api dan gas air mata tidak boleh dipakai polisi saat mengamankan pertandingan di stadion.

 

Paling Mematikan

131 orang meninggal dunia dalam pertandingan sepakbola di Stadion Kanjuruhan Malang, dari catatan SurabayaPagi.com, menjadi paling mematikan di dunia di era sepakbola modern.

Namun, bila digabungkan secara keseluruhan kompetisi di dunia, peristiwa di Kanjuruhan, menjadi yang kedua, setelah insiden di Stadion Nacional, Lima, Peru pada 24 Mei 1964.

Sebanyak lebih dari 300 orang dilaporkan meninggal dunia. Pertandingan itu adalah kualifikasi Olimpiade 1964 antara tuan rumah Peru melawan Argentina.

Kemudian, setelah insiden Kanjuruhan, yakni di Stadion Accra Sports, Acora, Ghana yang menewaskan 126 orang. Baru kemudian, insiden Hillsborough, Sheffield, Inggris, yang mendunia, di partai semifinal Piala FA antara Liverpool dengan Nottingham Forest pada tahun 15 April 1989. rmc

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…