Kerusuhan Kanjuruhan, Manajemen Persebaya Minta PSSI Perbaiki SOP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/12022).
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/12022).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Manajemen Persebaya Surabaya turut berduka cita atas tragedy kerusuhan sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan sebanyak 131 korban jiwa pada Sabtu (1/10/2022).

Menanggapi insiden tersebut, Wakil Presiden Persebaya, Nanang Priyanto mengatakan tragedi kanjuruhan memang sepatutnya menjadi catatan PSSI untuk melakukan evaluasi. Menurutnya, harus ada perbaikan SOP yang ditetapkan oleh PSSI untuk mencegah kejadian tersebut terulang.

"Semoga menjadi catatan bapak-bapak di federasi, semoga ada SOP yang lebih bagus," kata Nanang, Selasa (4/10/2022).

Nanang menuturkan, masih banyak klub-klub menerapkan aturan yang berbeda dari SOP yang ada sehingga ketika ada kericuhan akan sangat sulit diantisipasi.

"Selama ini SOP penyelenggaraan pertandingan tidak benar-benar clear, semuanya Macam-macam lebih ke kreativitas masing-masing tim tidak ada aturan yang baku," ujar Nanang.

Sama halnya ketika kejadian di Stadion Kanjuruhan, ada 42.588 atau 102 persen dari kapasitas maksimal yakni 38.000.

Menurut Nanang, PSSI harus mengambil pelajaran tersebut yang kemudian digunakan untuk menyempurnakan SOP. Sehingga, pelaksanaan pertandingan bisa berjalan aman dan lancar.

Salah satu hal yang menjadi catatan penting dari Persebaya yakni jam pertandingan. Menurut Nanang, banyak aspek yang harus dipertimbangkan, seperti keselamatan dan keamanan suporter.

"Dulu kan kick off kemalaman, terus teman-teman (suporter, red) ikut menyuarakan seperti itu (permintaan perubahan jam pertandingan, red) dan akhirnya Persebaya mainnya sore semua. Ini meminimalisir risiko," ujarnya.

Selanjutnya , untuk mencegah membludaknya penonton di dalam stadion, proses skrining penonton juga harus memiliki protap baku. Selama ini, lanjut Nanang, skrining penonton berdasarkan kreativitas klub peserta kompetisi.

Nanang mencontohkan ketika laga Persebaya di kandang, seluruh suporter yang masuk ke stadion harus yang bergelang dengan scan barcode. Sehingga, meminimalisir hal-hal negatif yang dapat terjadi.

"Seperti di Surabaya itu kan yang masuk ke ring tiga stadion harus bergelang macam-macam," imbuhya.

Ia berharap evaluasi yang dilakukan PSSI dan investigasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan mampu memperbaiki protokol keamanan pelaksanaan pertandingan.

"Semoga tragedi yang menyedihkan ini menjadikan sepak bola Indonesia lebih baik lagi," pungkasnya. sb

Berita Terbaru

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…