BPS Ramal Produksi Beras Tembus 32,07 Ton Tahun Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi total produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk meningkat menjadi 32,07 juta ton pada tahun 2022 ini. Angka tersebut meningkat 718.030 ton atau 2,29 % dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 31,36 juta ton.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan prediksi kenaikan ini sejalan dengan luas panen yang juga meningkat.

"Luas panen pada 2022 diprediksi juga mengalami kenaikan sebesar 1,87 persen menjadi 10,61 juta hektare (ha) dibanding 2021 (10,41 ha)," kata Setianto dalam konferensi pers virtual, Senin (17/10/2022).

Sejalan dengan penambahan luas lahan tersebut, Produksi beras pada 2022 diperkirakan sebesar 55,67 juta ton gabah kering giling (GKG), mengalami kenaikan sebesar 1,25 juta ton GKG atau 2,31% dibandingkan produksi padi di 2021 yang sekitar 54,42 juta ton GKG.

Selain itu, Setianto menambahkan, penambahan luas lahan panen didorong banyaknya lahan yang sebelumnya kering, kini terairi kembali.

“Jadi salah satu faktor pendorong peningkatan luas panen adalah kembali terairinya sejumlah lahan sawah yang sebelumnya tidak terairi karena sumber air atau waduk dan dam rusak akibat bencana banjir yang kerap kali terjadi,” ujarnya

Setianto juga menuturkan, salah satu faktor lain yang menyebabkan peningkatan produksi padi adalah adanya program pendampingan yang dilakukan secara intensif kepada para petani terkait penggunaan pupuk yang tepat di musim penghujan.

Ia menjelaskan produksi beras tertinggi pada 2022 terjadi di bulan Maret, yaitu sebesar 5,49 juta ton. Sementara itu, produksi beras terendah diperkirakan terjadi pada bulan Januari, yaitu sebesar 1,42 juta ton.

"Kondisi ini sedikit berbeda dengan tahun 2021, di mana produksi beras tertinggi terjadi pada bulan Maret, namun produksi beras terendah terjadi pada bulan Desember 2021," tuturnya.

BPS melaporkan kontribusi produksi beras paling banyak dari Pulau Jawa, yaitu sebesar 56,12 persen atau 18 juta ton. 31,07 persen produksi tersebut berasal dari Jawa Timur. Kemudian kontributor produksi beras kedua di Indonesia berasal dari Sumatera, sebesar 20,41 persen atau sebesar 6,55 juta ton, dengan produksi terbesar berasal dari Sumatera Selatan senilai 24,20 persen. Sementara itu, tiga provinsi dengan produksi padi terendah yaitu Kepulauan Riau, DKI Jakarta, dan Papua Barat.

"Perhitungan produksi beras ini sudah mengeluarkan gabah dan beras yang tercecer, serta gabah dan beras yang digunakan untuk komoditas non-pangan atau untuk pakan, bibit, dan bahan baku industri non-pangan," urainya.

Menurut Setianto, untuk bisa mencapai produksi panen yang diinginkan, maka potensi panen hingga tiga bulan ke depan perlu dijaga, begitu juga dengan luas lahannya. Dengan demikian, produksi padi hingga beras tidak mengalami penurunan yang signifikan. jk

Berita Terbaru

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mantan orang dekat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel, mengaku mengelola dana sebesar Rp7 m…

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi strategis antar Bank…

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Program promo tambah daya listrik bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya” mendapat sambutan positif dari masyarakat Jawa Timur. Hingga 2…

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada puluhan pedagang kelontong…

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - 200 petarung mixer martial arts (MMA) bakal berlaga dalam kejuaraan Adu Wani piala walikota Madiun 2026 pada tanggal 24-25 Juli di A…

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- 10 saksi dari pihak swasta dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan kasus …