Dokter: Kelamaan Duduk Bisa Picu Penyakit Jantung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Penyakit jantung dan pembuluh darah adalah salah satu pembunuh terbesar di Inggris, menyebabkan sekitar seperempat dari semua kematian setiap tahun. Dari jumlah tersebut, penyakit jantung koroner adalah jenis yang paling umum.

Jantung koroner terjadi ketika arteri menyempit oleh penumpukan zat lemak di sepanjang dindingnya. Jika tidak diobati, ini dapat berdampak buruk pada tubuh dan penyebabnya pun juga harus dicari tahu.

Ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk pola makan yang tidak sehat, merokok, minum alkohol, dan kadar kolesterol tinggi. Tidak cukup berolahraga juga dapat berkontribusi.

Kepala Dokter Umum Klinik Kesehatan Online Numan, Dr Luke Pratsides, menjelaskan bahwa olahraga adalah kebiasaan utama untuk dibentuk dan dilanjutkan sepanjang hidup. Sebab, olahraga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

"Olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan jantung bisa berupa aktivitas dengan intensitas tinggi, di mana jantung berdegup kencang dan napas tersengal sampai tak bisa bicara, atau dalam aktivitas intensitas sedang di mana kita bisa merasakan jantung berdetak lebih cepat tapi kita masih bisa melakukan percakapan," katanya.

Dilansir dari laman Express, Senin (5/9/2022), dr Pratsides merekomendasikan dua jam aktivitas intensitas tinggi yang dibagi dalam sepekan. Anda bisa membaginya menjadi 30 menit aktivitas intensitas sedang selama lima hari dalam sepekan.

Dr Pratsides juga menyuarakan keprihatinan tentang menghabiskan terlalu banyak waktu untuk duduk. Ini biasa terjadi jika seseorang memiliki pekerjaan yang mengharuskannya berjam-jam berada di balik meja.

Lalu, apa daya? Dr Pratsides mengatakan dua atau tiga kali istirahat dari meja kerja dalam sehari saja dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

"Kehidupan modern, berarti kita jauh lebih banyak duduk daripada seharusnya," kata Dr Pratsides.

Banyak orang memiliki pekerjaan yang melibatkan duduk dalam waktu lama, terutama peran yang melibatkan pekerjaan di depan komputer. Ada banyak bukti yang menunjukkan peningkatan risiko serangan jantung, strok, dan gagal jantung bagi mereka yang duduk hampir sepanjang hari. Cobalah untuk berdiri lebih banyak untuk membantu mengurangi risiko ini.

"Kita bisa mengupayakan lebih banyak gerakan ke dalam hari kita dengan memiliki meja berdiri, berdiri ketika kita sedang berbicara di telepon atau menyempatkan dua atau tiga istirahat selama hari kerja agar kita bisa berjalan di luar selama setidaknya 15 menit," ujar dia.hlt/ddk

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…